Pendaftaran CPNS Untuk Mahkamah Agung Dan Kementerian Hukum Dan HAM Sudah Dibuka.
Dream – Pemerintah menerima banyak keluhan dari pelamar CPNS ketika mendaftar CPNS di Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM. Salah satu masalah yang paling banyak terjadi adalah sulitnya menginput data Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Menyadari banyaknya keluhan para pelamar, pemerintah berinisiatif menyediakan layanan bantuan bagi pelamar yang terkendala ketika mendaftar CPNS.
Dilansir dari setkab.go.id, Jumat 4 Agustus 2017, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah, mengatakan pihak Dukcapil menyediakan call center bagi pelamar yang ingin menyampaikan kendalanya.
“ Apabila ada pelamar yang mengalami masalah pendaftaran, dipersilakan menghubungi Hotline Dukcapil 1500537, whatsapp dan sms di 08118005373 dan email ke callcenter.dukcapil@gmail.com,” kata Zudan di Jakarta.
Untuk keluhan yang dikirim ke WhatsApp/sms/email, calon pelamar diwajibkan menggunakan format NIK (spasi) #nama_lengkap spasi #nomor_KK (spasi) #nomor_telp (spasi) #keluhan.
“ Call center kami memiliki petugas dengan jadwal piket. Jadi sebisa mungkin petugas akan membalas berbagai keluhan dari para calon pelamar dengan cepat,” kata dia.
Zudan mengatakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga memfasilitasi calon pelamar dengan menyediakan situs sscnhelpdesk.bkn.go.id, kantor helpdeskyang terletak di Gedung I Kantor Pusat BKN serta terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil demi kelancaran pendaftaran pada hari-hari selanjutnya.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformas Birokrasi (PANRB), Herman Suryatman, menambahkan kepada para pelamar untuk selalu cermat, teliti dan sabar. Persoalan teknis ketika mendaftar CPNS itu sudah diantisipasi pemerintah.
“ Karena itu pelamar tidak perlu khawatir sejauh NIK-nya tidak bermasalah,” kata Herman.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global