Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Petugas Help Desk Tax Amnesty Melayani Wajib Pajak (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma).
Dream – Pemerintah mengungkapkan kendala terbesar warga Indonesia, khususnya pengusaha yang menempatkan dana di luar negeri, dalam mengikuti program amnesti pajak terletak pada masalah administrasi.
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, mencontohkan seseorang yang memiliki uang Rp100 miliar di Singapura harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari bank.
“ Izin dari bank ini yang lama. (Izinnya) bisa seminggu, bisa dua minggu, dan sebagainya,” kata Pramono di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Rabu 21 September 2016.
Dia mengatakan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi, sebenarnya telah mempermudah kendala yang dihadapi para pengusaha tersebut. Mereka bisa melaporkan dulu harta yang dimiliki tanpa harus menunggu konfirmasi dari bank yang bersangkutan. Syarat administrasi pun bisa menyusul.
“ Ini yang sekarang ini sebenarnya menjadi keluhan para pembayar pajak besar yang perusahaannya itu bisa puluhan, bisa ratusan. Untuk mengonsolidasikan ini mereka masih memerlukan waktu karena harus menunggu perbankan-perbankan yang ada tersebar dari seluruh dunia,” kata dia
Dengan kemudahan itu, Pramono melanjutkan, pengusaha masih bisa menikmati fasilitas amnesti pajak untuk periode September, yaitu tarif pajak yang rendah. “ Kalau bagi pengusaha, September ini untungnya kalau repatriasi 2 persen dan deklarasi 4 persen. Itu memberikan beda angka dibandingkan nanti Desember sudah ada kenaikan,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya