Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Financial Technology. (Foto: Business Insider)
Dream – Sebuah survei yang dilakukan IDC Financial Insight dengan SAP tentang bank pemeriksaan masa depan (future proofing bank) telah dilakukan. Hasilnya, 6 dari 10 bank di dunia yang siap bekerja sama dengan perusahaan teknologi keuangan (financial technology/fintech).
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 21 September 2016, survei ini menggunakan 265 bank retail dan korporat di 24 negara sebagai respondennya. Mereka menemukan hubungan bank dengan fintech mulai membaik. Bank masih perlu belajar dari fintech untuk mencapai transformasi digital secara penuh.
“ Bank kini berada di tengah-tengah transformasi digital, mencari cara untuk mempercepat waktu mereka ke pasar dan memberikan nilai baru untuk jasa kepada pelanggan,” kata Kepala Global Layanan Keuangan SAP, Rob Hetherington.
Hetherington mengatakan startup memiliki karakter mobile yang kuat dan dibuat semata untuk pelanggan. Tapi, mereka tidak punya peraturan pengetahuan dan keyakinan pelanggan yang dimiliki oleh perbankan.
“ Keduanya memiliki sesuatu yang diinginkan satu sama lain, dan saya berharap bahwa kita akan menyaksikan kolaborasi, integrasi yang jauh lebih besar dalam beberapa kasus akuisisi yang terjadi di tahun depan,” kata dia.
Contoh penemuan survey ini adalah Amerika Utara memfokuskan transformasi digital sebagai penghubung bisnis. Ada 40 persen bank di Amerika Utara menginvestasikan seperempat anggaran dari anggaran IT mereka untuk transformasi bisnis.
Sementara itu, Direktur Riset untuk IDC Financial Insight, Jerry Silva, mengatakan transformasi digital di bank mana pun dimulai dengan evaluasi diri. Dari sana, bank harus berinvestasi dalam transformasi digital secara penuh dan membangun keterlibatan direksi dan struktur kepemimpinan untuk transformasi organisasi.
“ Akhirnya, membangun infrastruktur yang mendukung kerja sama bisnis,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya