Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (ketiga Dari Kiri) Menyerahkan Bantuan Beasiswa Dari BNI Syariah Bekerja Sama Dengan Yayasan Hasanah Titik, Untuk Mahasiswi Berprestasi Sebesar Rp 50 Juta Kepada Wakil Rektor I IIQ, Nadjematul Faizah. (Fo
Dream – Era revolusi industri 4.0 memang penuh gejolak dan ketidakpastian. Kondisi itu kerap disebut dengan istilah VUCA (volatile, uncertain, complex, ambiguous).
Namun jangan khawatir. Untuk menghadapi zaman revolusi industri 4.0 menuju smart society 5.0, kita perlu meneledani Rasulullah Muhammad dalam berperan sebagai agen perubahan.
“ (Sikap ini) memberikan pengaruh positif bagi lingkungan di sekitarnya,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 30 Januari 2019.
Dalam kuliah umum “ Hasanah Public Lecture yang bertema Islamic Finance Towards Industry 4.0: Millenials Role” di hadapan mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ), Ciputat, Tangerang, Banten, itu pula Firman generasi muda memegang teguh prinsip hasanah yang diaplikasikan dalam gaya hidup halal sesuai syariah.
“ Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan milenial dan mencetak agen perubahan yang memiliki hasanah value,” kata dia.
Acara kuliah umum ini diapresiasi oleh Wakil Rektor I IIQ, Nadjematul Faizah. Dia menuturkan bahwa literasi keuangan syariah sangat dibutuhkan mahasiswa, terutama untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.
Selain kuliah umum, BNI Syariah juga memberikan beasiswa sebesar Rp50 juta kepada mahasiswi IIQ yang berprestasi.
BNI Syariah dan IIQ memang sudah bermitra sejak 2006 untuk pembayaran biaya pendidikan sekitar 1.900 mahasiswa.
Untuk memberi layanan lebih luas, BNI Syariah dan IIQ menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah. Kesepahaman ini ditandatangani oleh Firman Wibowo dan Wakil Rektor II, M. Dawud Arif Khan.
Dalam kerjasama ini, BNI Syariah memfasilitasi civitas akademika IIQ dengan berbagai produk dan layanan perbankan syariah.
“ Kami telah bermitra dengan BNI Syariah dalam transaksi perbankan syariah di IIQ, dan semoga sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik,” kata Nadjematul.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya