Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kopi Kenangan Dapat Suntikan Dana Dari Sequoia India. (Foto: Instagram @kopikenangan.id)
Dream – Peritel kopi “ grab n go”, Kopi Kenangan, mendapatkan suntikan dana seri A senilai US$20 juta atau sekitar Rp283,34 miliar, dari Sequoia India. Berbekal dana segar itu, perusahaan ini akan melebarkan sayapnya hingga ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Dikutip dari Tech in Asia, Kamis 27 Juni 2019, dengan investasi ini, Kopi Kenangan akan mengakselerasi pertumbuhannya dengan membuka 150 toko hingga akhir 2019. Kemudian, ada 1.000 toko yang ditargetkan akan dibuka hingga 2021.
Kini, Kopi Kenangan memiliki 80 toko di delapan kota dan telah melayani pembelian 1 juta gelas kopi setiap bulan.
“ Indonesia adalah negara eksportir kopi terbesar ke empat di dunia, namun konsumsi kopinya per kapita paling rendah karena tidak ada rantai kopi terbesar yang bisa menjangkau cita rasa lokal,” kata Cofounder dan CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, di Jakarta.
Edward mengatakan perusahaannya akan melebarkan sayapnya hingga ke Asia Tenggara, seperti yang diberitakan Liputan6.com.
Kopi Kenangan didirikan pada 2017 oleh Edward Tirtanata dan James Prananto. Peritel yang memiliki menu andalan “ Kopi Kenangan Mantan” ini mempermudah konsumen untuk menikmati kopi.
Kopi Kenangan membuat aplikasi untuk memesan kopi sehingga pembeli bisa membelinya dari sana. Atau, pembeli juga bisa memesan Kopi Kenangan melalui GrabFood atau Go-Food.
Edward mengatakan perusahaannya membawa kopi berkualitas tinggi yang dibuat dengan bahan-bahan yang paling segar yang tersedia secara lokal, kepada konsumen di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara.
Sequoia Indonesia tertarik dengan Kopi Kenangan tentang caranya berbisnis. Pendanaan ini bermula dari pembicaraan para pendiri dengan perusahaan investasi itu pada April 2019.
“ Kami terkesan dengan Kopi Kenangan yang senantiasa berfokus pada pengalaman pelanggan, yang merupakan kunci untuk membangun consumer brand yang berkelanjutan. Pemahaman mendalam tim tentang cita rasa lokal dan fokus dalam membangun pengalaman baru berbasis teknologi membuat mereka tampil beda,” kata Managing Director Seqouoia Capital, Shailendra Singh.
Shailendra mengatakan Kopi Kenangan merupakan ritel kopi non waralaba dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
“ Sequoia membantu para perintis membangun perusahaan legendaris, dari ide hingga IPO dan seterusnya. Sequoia India beroperasi di Asia Tenggara dan India, di mana kami secara aktif bermitra dengan pendiri dari berbagai perusahaan, dari berbagai macam kategori,” kata dia.
Sebelumnya Kopi Kenangan telah mendapat pendanaan institusional pertamanya sebesar US$8 juta (Rep113,35 miliar) pada Oktober 2018 dari Alpha JWC Ventures yang berbasis di Indonesia. Alpha JWC Ventures adalah perusahaan modal ventura (venture capital) di Asia Tenggara dengan fokus utama memperkuat startup yang berbasis di Indonesia.
(Sumber: Liputan6.com/Nurmayanti)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya