6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Meresmikan Depot Mini LPG Pertamina Di NTB. (Foto: Pertamina Patra Niaga)
Dream – Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya memiliki depot mini LPG pertama. Dianggap memiliki areal ideal untuk kapal bersandar, PT Pertamina Patra Niaga memilih desa Sekotong untuk lokasi depot mini LPG berkapasitas 2 X 1500MT itu.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, yang meresmikan proyek tersebut berharap keberadaan depot mini itu bisa memenuhi kebutuhan LPG masyarakat NTB.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Ageng Giriyono, dikutip dari keterangan tertulis Pertamina Patra Niaga, Jumat 14 Desember 2018 menjelaskan depot mini LPG itu bisa meningkatkan ketahanan stok dari 3 hari menjadi 10 hari.
Ageng mengharapkan depot mini LPG bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di NTB dan sekitarnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok.
“ Kami mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar depot LPG bisa berjalan sesuai dengan tujuannya,” kata dia di Lombok.
SVP Corporate Marketing Business PT Pertamina (Persero), Kusnendar, menambahkan jika pembangunan Depot Mini LPG di Lombok Barat ini menjadi yang pertama di NTB. Sekotong dipilih karena kedalaman perairan dan ombak yang bisa membuat kapal tanker pengangkut LPG melakukan bongkar muat dengan aman.
“ Dengan posisi teluk yang menjorok ke dalam, gangguan angin terhadap kapal yang membawa LPG bisa teratasi,” kata Kusnendar.
Sekadar informasi, Depot Mini LPG yang dibangun oleh PPN ini memiliki kapasitas 2 X 1500MT yang berada di atas lahan seluas 60.310M2 dengan kapasitas dermaga 3500 DWT dan menjadi bagian dari salah satu program pemerintah melalui Pertamina untuk mendukung program konversi minyak tanah ke elpiji.
Supply Point untuk Depot Mini LPG tersebut didatangkan dari Kalbut Situbondo melalui kapal tanker LPG yang bersandar langsung di lokasi Depot Mini LPG untuk kemudian disimpan di Storage LPG Lombok dan di salurkan ke SPPBE dengan menggunakan Skid Tank. Truck LPG berkapasitas 12MT.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
