Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Instagram.com/giladiskonn
Dream - Pandemi Covid-19 membuat roda ekonomi mandek. Banyak pusat perbelanjaan tak beroperasi, terutama setelah adanya pembatasan sosial untuk menghambat penularan virus corona.
Meski saat ini pandemi Covid-19 telah dinyatakan berakhir, ternyata imbasnya masih terasa. Sejumlah mal tetap sepi karena banyak pedagang yang telah menutup tokonya secara permanen.
Mal di tengah ibu kota yang semua sangat ramai dan populer pun kini menjadi sepi pengunjung. Penyewa gerai juga minim.

Salah satunya adalah Mal Ratu Plaza yang dahulu sempat menjadi salah satu pusat perbelanjaan bergengsi di pusat kota Jakarta. Dalam video yang diunggah akun Instagram @giladiskonn terlihat suasana terbaru mal tersebut.
Dalam video itu, mal yang berlokasi di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu tampak sepi pengunjung. Toko-tokonya pun banyak yang tidak beroperasi.

Menurut berbagai sumber, mal yang terdiri lima lantai ini dahulu dikenal sebagai pusat perbelanjaan yang menyediakan banyak pilihan barang.
Namun, yang paling populer dari mal ini adalah surganya masyarakat yang ingin berburu alat-alat elektronik. Karena itu, mal ini juga sering disebut sebagai e-Mall Ratu Plaza.
Mulai dari tempat beli dan service hanphone, laptop, bahkan mencari kaset-kaset DVD bajakan yang saat itu masih banyak diburu masyarakat.

Sejak dibangun pada tahun 1977 hingga sebelum pandemi melanda, mal ini disebut masih ramai pengunjung dan banyak toko yang buka.
Di masa kejayaannya tahun 80-an, mal ini bahkan menjadi tuan rumah showroom Nike pertama di Indonesia. Kemudian juga ditempati oleh brand besar lainnya seperti Kicker's dan Levi's yang juga memiliki gerai di Ratu Plaza.

Tak hanya itu, di mal ini juga dilengkapi dengan supermarket yang besar dan relatif lengkap. Tak heran jika mal ini dulu ramai pengunjung.
Meski tak seramai dulu, dalam video itu masih terlihat beberapa toko yang buka, mulai dari restoran cepat saji hingga gerai alat elektronik.
Banyak warganet yang melihat video itu merasa prihatin. Namun mereka mengaku bisa bernostalgia melihatnya.

“ gegara corona ,Lokdwon 2minggu" eh Lama" bberapa toko tutup smentara ,jd pd nutup sterusnyaaa... 😌😌,” tulis akun @syifacipluddh.
“ terakhir ke Ratu Plaza tahun 2011, dulu sih rame pengunjungnya. Abis dr RaPlaz nyebrang mampir ke sevel beli slurpee🤣, Masa skrg sesepi ini ya? Kayak cinere bellevue/Poin square ini mah kalo sepinya kayak gini😂,” tulis akun @yudhitrielz.
“ Serius ratu plaza se-sepi ini? Padahal ibu aku selalu banggain ini mall. Katanya dulu pas sekolah sering kesini sama genk nya 😂,” tulis akun @ochannia.
“ Ini sepertinya karena masih pagi banget deh jadi keliatan kayak ga ada yg visit,” tulis akun @knightearth_.
“ Sebelum corona pernah kesini juga udah sepi ini mall,” tulis akun @uyowaluzo.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya