Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Pendidikan Dan Kebudayan, Nadiem Makariem, Menyebut Ada Bantuan Subsidi Upah Bagi Guru Honorer Hingga Dosen Non-PNS.
Dream – Ada kabar gembira bagi guru honorer, dosen, hingga tenaga administrasi sekolah di masa pandemi Covid-19. Pemerintah berjanji akan menyalurkan bantuan subsidi upah bagi tenag adidik yang berstatus non-PNS.
“ Kami berencana memberikan bantuan subsidi upah kepada dua juta orang,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem, dalam teleconference “ Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud”, Selasa 17 November 2020.
Berbeda dengan program yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan, penerima bantuan khusus tenaga didik non-swasta ini akan menerima bantuan senilai Rp1,8 juta namun hanya diberikan satu kali.
Selain guru dan dosen, para penerima subsidi gaji dari Kemendikbud ini meliputi guru yang diberikan tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.
Tak hanya di sekolah swasta, kebijakan ini juga akan berlaku untuk tenaga pendidik honorer yang bekerja di sekolah negeri.
“ (Swasta juga) berhak menerima bantuan dari pemerintah,” kata dia.
Kemendikbud menganggarkan dana sebesar Rp3,66 triliun untuk diberikan kepada 2.034.732 orang penerima. Rinciannya penerimanya adalah sebagai berikut:
Pemerintah memberikan bantuan ini untuk memperingan mereka di tengah situasi pandemi. “ Untuk membantu ujung tombak pendidikan kita di berbagai sekolah yang sudah berjasa membantu pendidikan. Tapi, di situasi pandemi, ada berbagai gejolak, tidak hanya pembelajaran, tapi juga ekonomi,” kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya