Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Kabinet Dapur (Foto: Shutterstock)
Dream - Kabinet atau lemari dapur jadi furnitur yang kerap disepelekan kebersihannya. Warna kabinet biasanya gelap sehingga debu dan kotoran sulit terlihat.
Sekilas tampak bersih, namun saat dilap tumpukan debu begitu tebal. Apalagi kabinet dapur biasanya dipenuhi dengan noda minyak dari masakan.
Jika dibiarkan waktu lama, warna kabinet akan memudar dan membuatnya rusak. Ada beberapa langkah penting saat membersihkan kabinet dapur yang tak boleh dilewatkan.
Singkirkan debu kasar
Saat membersihkan kabinet dapur, singkirkan dulu makanan yang terbuka. Taruh di tempat lain agar debunya tak menyebar. Singkirkan alat makan yang terbuka karena bisa terkena kotoran.
Menggunakan lap microfiber yang sudah sedikit dibasahi, angkat kotoran dengan perlahan. Untuk noda membandel, gesek lebih keras.
© Dream
Gunakan sabun cuci piring
Untuk menyingkirkan noda berminyak, bisa gunakan sabun cuci piring. Pastikan menggunakan lap baru. Lap kotor justru akan memperparah kondisi kabinet. Bersihkan seluruh permukaan kabinet dengan detail.
Bersihkan bagian handle
Bagian ini tak boleh disepelekan, bersihkan juga menggunakan lap. Biasanya dipenuhi tumpukan debu yang sampai lengket karena minyak. Untuk permukaan yang sulit bisa menggunakan sikat gigi bekas agar seluruh bagian bisa dibersihkan maksimal.
Sumber: Martha Stewart
© Dream
Dream - Kabinet atau lemari dapur dari luar memang tampak besar dan pasti muncul keinginan untuk menyimpan apapun di dalamnya. Fungsi utamanya memang untuk penyimpanan, tapi bukan berarti benda apapun dimasukan.
Ada beberapa benda yang sebaiknya tak disimpan di kabinet dapur. Alasan utamanya, agar tak memakan tempat di kabinet serta efisiensi waktu saat menggunakannya. Apa saja benda-benda tersebut?
© Dream
Benda ini cukup sering digunakan. Saat ada tamu, Anda pun segera mencarinya untuk menyajikan makanan dan minuman. Untuk itu sebaiknya jangan ditaruh di kabinet dapur. Taruh ditempat yang mudah dilihat dan dijangkau. Saat tamu datang, Anda pun tak perlu repot mencari.
© Dream
Mesin pembuat waffle atau juicer, atau alat masak lain yang tak pernah digunakan, juga jangan taruh di kabinet dapur. Jika sudah tak digunakan selama empat tahun lebih, lebih baik donasikan atau jual pada yang membutuhkan. Jika memang masih sesekali dipakai lebih baik ditaruh di tempat penyimpanan area bawah.
© Dream
Untuk mengambil barang di kabinet dapur cenderung butuh 'usaha', entah itu jinjit karena berada di atas atau menunduk karena ada di bawah. Sebaiknya alat masak yang digunakan setiap hari, taruh di area luar kabinet, yang mudah digapai. Tentunya agar aktivitas memasak jadi efisien.
(Sumber: About Home)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun