Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
GeNose (Liputan6.com)
Dream - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai menjalankan pemeriksaan deteksi Covid-19 pada penumpang kereta dan bus menggunakan GeNose pada 5 Februari 2021. Ketentuan ini akan diberlakukan wajib kepada semua penumpang kereta namun tidak berlaku hal yang sama pada pengguna bus.
Untuk pengguna bus, Kemenhub akan menggunakan sistem acak dan tidak mewajibkan semua penggunanya
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan GeNose telah mendapat persetujuan edar dari Kementerian Kesehatan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Tes akan dilakukan lebih dulu di Pulau Jawa.
" Pada moda kereta api akan diterapkan secara wajib (mandatory) pada tanggal 5 Februari 2021. Sedangkan angkutan bus tidak wajib, tapi akan dilakukan pengecekan secara random menggunakan GeNose mulai 5 Februari 2021, yang akan dimulai dari Pulau Jawa terlebih dahulu," ujar Budi, dikutip dari laman Kemenhub.go.id
Budi telah menginstruksikan Dirjen Perhubungan Darat berkoordinasi dengan kepala dinas perhubungan seluruh Indonesia. Sementara kereta api dan bus dipilih menjadi moda transportasi pertama penggunaan GeNose mengingat harga tiket untuk tujuan tertentu lebih murah daripada tes Covid-19 antigen maupun PCR.
" Kereta api ada jarak-jarak tertentu, katakan Jakarta-Bandung Rp100 ribu, kalau mesti antigen Rp100 ribu lagi itu kan mahal, apalagi tarif bus yang lebih murah lagi, ada yang cuma Rp40-50 ribu," terang Budi.
Dengan GeNose, kata dia, tarif tes bisa lebih murah. Kisarannya hanya Rp20 ribu untuk sekali cek.
" Apalagi kalau nanti dengan skala lebih besar, bisa lebih murah menjadi Rp15 ribu, jadi lebih terjangkau. Kami sudah pesan 200 unit untuk 44 titik stasiun di seluruh Jawa dan Sumatera," kata Budi.
Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setyadi, mengatakan terminal pertama yang akan menjadi lokasi pelaksanaan tes yaitu Pulo Gebang, Jakarta Timur.
" Merujuk SE Satgas Penanganan Covid-19, kita masih sepakat untuk masyarakat yang bepergian dengan bus itu sifatnya hanya random sampling. Untuk di Jakarta yang pertama kali dilaksanakan adalah di Terminal Pulo Gebang," kata Budi.
Dia melanjutkan saat ini pihaknya telah memesan 100 unit GeNose. Seluruh alat tersebut nanti akan didistribusikan ke daerah.
Jika saat pengecekan dengan GeNose dinyatakan positif, penumpang yang bersangkutan tidak dibolehkan bepergian. Selain itu masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri untuk bepergian jika merasa tidak enak badan.
PT KAI menyambut dan mendukung ketentuan dari Kemenhub. GeNose akan digunakan KAI untuk screening Covid-19 pada penumpang.
" Kami menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah dan akurat," ujar Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus.
Menurut Joni, KAI sudah berencana membeli GeNose yang akan digunakan di sejumlah stasiun. Pihaknya kini msih menunggu regulasi lebih lanjut terkait penggunaan alat tersebut.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya