Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Subiadi (Foto: YouTube Helmy Yahya Bicara)
Dream - Ikhtiar dan berdoa merupakan modal awal untuk membangun sebuah bisnis. Seperti yang dilakukan Subaidi, 38 tahun.
Dilansir kanal YouTube Helmy Yahya Bicara, Jumat 2 Juli 2021, Subiadi membagikan kisah hidupnya menuju jalan kesuksesan.
Diusianya yang masih remaja kala itu, Subiadi harus memulai hidup dengan bekerja sebagai TKI di Malaysia sebagai kuli bangunan.
" Jadi pernah kerja bangunan?" tanya Helmy.
" Pernah 16 tahun, pak. Di Malaysia dari umur 13 sudah merantau," jawabnya.
Bekerja sepenuh hati menjadi kuli bangunan terpaksa membuatnya menelan kepahitan. Ia hanya digaji setengah dari yang seharusnya.
" Di sana saya bekerja bangunan, ikut teman-teman, dan gajinya dibayar separuh dari gaji dewasa walaupun pekerjaannya sudah bisa seperti mereka," ungkapnya.
Seiring berjalannya waktu, Subaidi yang tak gentar langsung membanting stir dan nekat mencoba pekerjaan baru yakni bisnis rental mobil.
Namun nahas, bukan mendapat keuntungan dari hasil bisnisnya, salah satu mobilnya justru hilang.
" Saya buka rental, di rental itu, tiga bulan mobil satu hilang. Itu pun tiga mobil saya kredit semua, setelah itu saya di rumah pun enggak enak duduk, debt collector datang. Saya lari ke belakang sampai saya ambilkan clurit, lari semua," katanya.
Tak patah arang, ia terus mencoba berbagai hal. Salah satunya yakni sebagai penjual daging ayam di pasar dan lain sebagainya.
Semua usaha miliknya menemukan jalan buntu. Salah satu usaha yang justru melesat tajam dan berkembang ialah minimarket.
Hanya mencoba peruntungan dengan menawarkan konsep, Subiadi pun menggunakan kemampuannya bernegosiasi dan mendapatkan investor. Modal awal yang ia keluarkan hanya Rp10 juta.
" Kamu jual apa? Konsep? Investornya dari orang lain?" tanya Helmy.
" Iya," singkatnya.
" Cuma Rp10 juta untuk legalnya saja?" tanyanya kembali.
" Betul," balasnya.
Hingga saat ini, 12 minimarket miliknya tersebar di Madura dan Jawa Timur. Keuntungan ratusan juta hingga miliaran rupiah pun bukan suatu hal baru bagi Subaidi.
Melewati asam manis kehidupan membuat Subaidi memiliki banyak pengalaman berharga untuk diceritakan kembali. Seringkali, Subaidi memberikan pesan kepada tiga buah hati serta pegawainya untuk tetap bekerja keras tanpa kenal latar belakang.
" Saya berpikir, di saat mereka (anak-anak) dilahirkan sampai usia 17 tahun, mereka tidak bisa apa-apa. Nah, di saat itu saya mengumpulkan persiapan hidupnya mereka sehingga tidak seperti saya," jelasnya.
" Saya selalu sampaikan sama staf saya, anak-anak saya, saya tidak ingin kamu melewati masa susahnya seperti saya, tetapi saya pesan kalau kamu berhasil, tiru cara saya. Saya tidak berpikir saya pakai alphard, saya punya uang, gak pernah berpikir, saya tetap bekerja," terusnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya