5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi
Dream - Mengingat Allah menjadi keharusan bagi setiap Muslim. Hal ini tidaklah ringan, karena banyak sekali godaannya.
BACA JUGA: Zikir artinya dan jenis-jenisnya serta keutamaanya
Dengan terus ingat Allah, pikiran kita bisa fokus. Sehingga, kita bisa waspada menghadapi berbagai macam persoalan.
Sayangnya, kita kerap kali lalai mengingat Allah. Terlebih ketika dalam perjalanan.
Padahal, mengingat Allah dalam kondisi apapun dapat mendatangkan keutamaan tersendiri. Tentu akan sangat bermanfaat bagi kita.
Karena itu, agar tidak lalai dalam mengingat Allah dalam perjalanan, kita dianjurkan memperbanyak zikir. Bisa juga dengan mengulang-ulang membaca Surat Al Ikhlas sebagai doa sepanjang perjalanan.
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (١) اللَّهُ الصَّمَدُ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (٤)
Qul huwallahu ahad. Allahus shamad. Lam yalid, wa lam yulad. Wa lam yakullahû kufuwan ahad.
Artinya,
" Katakanlah, 'Dialah Allah Yang Esa. Dia tempat bergantung. Dia tidak melahirkan dan tidak dilahirkan. Tiada satu pun yang menyamai-Nya'."
Sumber: NU Online.
Dream - Mobilitas menjadi satu aktivitas manusia yang sangat urgent. Perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain dilakukan semua orang setiap waktu dengan berbagai alasan.
Sehingga kita sudah tidak merasa aneh dengan aktivitas bepergian. Karena aktivitas itu sudah jadi bagian dalam hidup.
Perbedaan hanya terletak pada tujuan dari bepergian itu. Tentu setiap orang alasan sendiri-sendiri.
Apapun alasannya, bepergian adalah kegiatan yang berpotensi berisiko. Meski begitu, aktivitas ini harus tetap dijalankan dengan lebih mempertimbangkan pada tujuannya.
Karena itulah, ada anjuran untuk berpamitan. Ini diharapkan agar orang yang berpamitan mendapatkan doa ketika bepergian.
Ketika ada keluarga atau kerabat pamit untuk bepergian, bekali mereka dengan doa ini.
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ
Astaudi'ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima 'amalika zawwadakallahut taqwa wa ghafara zanbaka wa yassaro lakal khoira khaitsuma kunta.
Artinya,
" Aku menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu dan penutup amalmu. Semoga Allah membekalimu ketakwaan, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana pun kamu berada."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Salah satu hal yang menimbulkan kekhawatiran bagi kita saat bepergian adalah mengalami ujian di tengah perjalanan. Selama bepergian, segala bentuk bahaya dan keburukan bisa saja terjadi.
Karena itulah, kita selalu dianjurkan untuk memohon kepada Allah dengan membaca doa dilindungi selama dalam perjalanan. Tak lupa kita berusaha senantiasa waspada agar bahaya tidak terjadi.
Sebelum bepergian, kita sangat dianjurkan pula untuk berpamitan terutama pada keluarga. Agar keluarga menyaksikan dan mendoakan kepergian kita.
Ketika bepergian, kita tentu tidak bisa menjaga keluarga yang ditinggalkan. Sehingga, apapun yang terjadi pada keluarga adalah di luar kemampuan penjagaan kita.
Karena itu, ketika bepergian sangat dianjurkan mendoakan mereka. Usai pamitan, baca doa ini untuk memohonkan perlindungan bagi keluarga yang kita tinggalkan.
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astaudi'ullaha dinaka wa amanataka wa khowatima 'amalika.
Artinya,
" Aku titipkan kepada Allah pemeliharaan agamamu, amanatmu, dan akhir penutup amalmu."
Sumber: Bincang Syariah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?