Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Basarnas)
Dream - Bencana tentu mendatangkan kesedihan bagi setiap orang. Bahkan ada yang sampai merasakan kesengsaraan karena kehilangan anggota keluarganya.
Sayangnya, ada sebagian saudara kita yang dengan seketika menghukumi bencana alam sebagai azab. Mereka menggunakan sejumlah dalil untuk menguatkan pandangannya.
Pandangan ini agak menyakitkan. Terutama bagi saudara kita yang menjadi korban bencana.
Sudah kehilangan keluarga maupun harta, mereka masih terkena sangkaan sedang diazab. Naudzubillah.
Padahal, tidak melulu bencana alam adalah azab. Bisa jadi bencana alam adalah jalan bagi Allah SWT untuk mengangkat derajat hamba-Nya.
Dikutip dari bincangsyariah, dalam Surat Al Baqarah ayat 156-157, Allah justru memberikan berkah kepada mereka yang bersabar dalam menerima musibah.
" Orang-orang yang tertimpa musibah mereka berkata 'Sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan hanya kepada-Nya-lah kita semua akan kembali'. Mereka itulah yang mendapat keberkahan dan rahmat dari Tuha, dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk."
Pada ayat ini, Allah memberikan pujian kepada mereka yang tabah menghadapi cobaan. Hal ini termasuk bencana alam yang hebat.
Sementara terkait bencana sebagai azab atau penghapus dosa, Syeikh Abdul Qadir Al Jilani menyimpulkan ciri yang bisa digunakan untuk mengenalinya.
Menurut Syeikh Al Jilani, bencana membuat orang menjadi tidak bersabar, mudah menumpahkan keluh kesah, dan semakin jauh dari Allah. Jika ciri ini yang terjadi, maka bencana merupakan azab.
Namun jika sebaliknya bencana membuat seorang Muslim tidak berputus asa dan justru semakin taat kepada Allah. Bencana seperti ini berarti jalan bagi Allah SWT menghapus dosa-dosa seorang Muslim.
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya