Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Alquran merupakan kitab suci yang di dalamnya terdapat 114 surat. Masing-masing surat memiliki latar belakang sendiri saat diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah, Muhammad SAW.
Surat Al Baqarah yang berarti Sapi Betina diturunkan Allah SWT kepada Bani Israil sebagai perintah untuk menyembelih sapi betina.
Sedangkan Surat Ali Imron yang berkisah tentang kehidupan keluarga Imron memuat ajaran mengenai ketauhidan, keimanan dan sejumlah hukum.
Di antara sekian surat, ada surat yang dikenal sebagai Surat Kenikmatan. Surat itu adalah Surat An Nahl yang berarti 'Lebah'.
Para ulama menjuluki surat ini dengan An Ni'am (kenikmatan). Sebab, banyak ayat di dalamnya menyebutkan tentang nikmat Allah SWT kepada para hamba-Nya.
Pandangan dari beberapa ulama di bawah ini bisa dijadikan dasar penyebutan Surat An Nahl sebagai surat kenikmatan.
Seperti pandangan Imam Qatadah, ulama generasi tabi'in. Pandangannya tertuang dalam kitab Tafsir Yahya bin Sallam.
" Imam Qatadah mengatakan, 'Surat ini (An Nahl) dinamakan dengan surat An Ni'am."
Pendapat lainnya dari ulama generasi tabi'in, Ali bin Zaid bin Jada'an dalam kitab Zadul Masir.
" Dari Ali bin Zaid, beliau mengatakan, 'Surat an-Nahl disebut juga surat an-Ni’am. Karena di sana banyak disebutkan kenikmatan-kenikmatan'."
Di dalam surat ini pula, Allah menunjukkan salah satu sifat dari Nabi Ibrahim AS. Sifat tersebut yaitu pandai bersyukur, yang disebutkan dalam ayat 120-121.
" Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), (120) (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus."
Sedangkan maksud diturunkannya surat ini yaitu mengajarkan manusia agar selalu bersyukut atas segala nikmat yang diperoleh.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah