Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Penawaran Sukuk Hijau Ritel Tabungan ST007 Sudah Dibuka. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream –Pemerintah membuka penawaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melalui penerbitan instrument Green Sukuk Ritel Sukuk Tabungan ST007. Masa penawaran sukuk tabungan ini resmi dibukakemarin, (Rabu, 4 November 2020) dan akan ditutup pada 25 November 2020 mendatang.
Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 4 November 2020, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, mengimbau calon pembeli untuk lebih mengenal berbagai jenis instrumen pada sukuk tabungan yang ditawarkan.
Luky menjamin pembelian ST007 ini telah mendapat fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan sukuk tabungan sudah sesuai prinsip syariah.
“ Alhamdulillah kita sudah dapat approval dari BSN tersebut, bahwa ini Insya Allah dari segi strukturnya, akadnya, semua ini telah memenuhi prinsip-prinsip syariah. Sehingga ini memang sukuk yang berbasis syariah," kata Luky dalam virtual launching masa penawaran ST007.
Sebagai informasi, ST007 diterbitkan tanpa warkat dan non-tradable (tidak dapat diperdagangkan). Sukuk tabungan ini juga tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada periode early redemption. Masa jatuh tempo ST007 yakni pada 10 November 2022.
Kupon yang ditawarkan pada ST007 bersifat mengambang dengan batas minimal sesuai dengan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), yakni sebesar 5,5 persen.
Investor yang tertarik dengan green sukuk ini dapat memesan kepada 31 mitra distribusi melalui sistem e-SBN dengan minimum pemesanan Rp 1juta, dan maksimum Rp3 miliar.
Investor saat ini juga telah dimudahkan untuk mendapatkan sukuk tabungan ST007 melalui platform online. Inovasi ini disebutnya sudah dimulai sejak sebelum pandemi Covid-19 menerjang Tanah Air.
“ Sekarang investor untuk memperoleh sukuk tabungan ini semuanya itu sangat dimudahkan. Bisa semua dilakukan lewat smartphone. Mulai dari pendaftaran, pembelian, pembayaran, itu semua bisa dilakukan melalui smartphone kita” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu