Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Menjemput Anak Dari Sekolah. (Foto: Shutterstock)
Dream – Orang tua yang bekerja dan sudah punya anak yang mulai bersekolah tentu memikirkan cara untuk bisa mengantar dan menjemput anak-anaknya. Beberapa orang tua melirik jasa antar jemput untuk memudahkan anaknya pulang sekolah.
Seperti yang dilakukan oleh seorang ibu asal Malaysia, Jade Tiong.
Dikutip dari World of Buzz, Rabu 21 April 2021, Jade berbagi ceritanya tentang mencari jasa antar jemput anak ke sekolah. Dia menemukan sebuah provider transportasi antar jemput.
Kala itu, Jade bertanya kepada sang penyedia transportasi tentang biaya antar jemput anak. Sang penyedia bertanya untuk berapa anak dan Jade menjawab hanya satu orang. Sekadar informasi, anak Jade mengenyam pendidikan di sekolah menengah.
Sang penyedia jasa menawarkan harga senilai 60 ringgit (Rp212.406) per hari. “ Halo, 60 ringgit per hari, oke? Kalau oke, saya akan jemput anakmu besok,” kata dia.
Jade bertanya keheranan. Bahkan, dia juga memastikan apakah sang penyedia salah tulis atau tidak.
“ Maksudnya 60 ringgit satu hari atau satu bulan? Nggak salah tulis?”
Sang penyedia jasa itu menjawab, iya per hari. “ Saya belum menghitung total biayanya.”
Jade mempertanyakan tarif tersebut. Dikatakan bahwa biaya antar jemput 4 km malah menelan biaya 60 ringgit.
“ Hanya ke sekolah, satu kali jalan itu 60 ringgit? Sekolah dan rumah sama-sama di Seremban. Jaraknya juga cuma 4 km,” kata dia.
“ Bagaimana jika 40 ringgit (Rp141.604)? Saya harus memasukkan ongkos bensin. Saya mengemudikan dari Rasah Jaya untuk menjemput anakmu,” kata sang penyedia jasa.
Jade menolaknya. “ Tidak. Terima kasih.”
Sang penyedia jasa transportasi, lanjut Jade, menyebut harga itu adalah harga pasaran di Seremban. “ Oke, mungkin kemiskinan melewati batas imajinasi saya,” kata dia.
Unggahan ini mengundang beragam reaksi dari warganet. Mereka membuat candaan tentang tarif antar jemput. Ada yang menyebut itu jemputnya dengan mobil Lamborghini.
“ Mungkin pakai Lamborghini. Lamborghini sehari,” tulis seorang warganet.
“ Enam puluh ringgit sehari? Saya akan membantumu mengemudi,” tulis yang lain.
“ Saya biasanya memberikan tumpangan dari Seremban ke Kuala Lumpur International Airlines hanya 80 ringgit (Rp283.208). Ini empat km malah 60 ringgit,” tulis yang lain.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya