Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kosmetik Halal.
Dream – Pasar kosmetik halal negara muslim semakin memikat perhatian perusahaan raksasa dunia. Besarnya konsumsi penduduk negara muslim membuat perusahaan tersebut bertekad merebut pangsa pasar baru tersebut.
Salah satu produk yang menjadi incaran perusahaan kosmetik dunia adalah krim wajah dan sampo. Sebut saja Unilever, Beiersdorf, dan L’Oreal. Mereka mulai memasuki bisnis kosmetik halal berbekal sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Dilansir dari NDTV, Rabu 7 September 2016, sertifikasi halal ini diperlukan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa produk-produk mereka sesuai dengan prinsip syariah. Produk mereka pun tak mengandung bahan-bahan haram, seperti babi dan alkohol. Produsen kosmetik dan toiletries menyebut sertifikat itu bisa membuka pasar baru bagi mereka.
“ Sertifikat halal ini adalah penghubung untuk melakukan bisnis di area tertentu,” kata German Chemicals company BASF, Dirk Mampe.
Mampe mengatakan bahan-bahan halal tidak akan membuat harga suatu produk menjadi lebih mahal. Dia juga melihat tren saat ini adalah kebutuhan akan produk halal semakin meningkat.
“ Maka, ini menjadi hal yang penting untuk meningkatkan pasokannya,” kata dia.
Sekadar informasi, saat ini ada 1,5 miliar orang Muslim di seluruh dunia. Pasar kosmetik halal menguasai 11 persen pasar halal global yang nilainya sebesar US$1 triliun pada 2015, berdasarkan data Deloitte Tohmatsu Consulting.
Perusahaan periset pasar, TechNavio sendiri memprediksi produk perawatan tubuh halal juga meningkat 14 persen setiap tahun sampai tahun 2019.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya