Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BCA Syariah Optimistis Bisa Tumbuh Double Digit Pada Tahun Ini.
Dream – PT BCA Syariah optimistis bisa tumbuh double digit pada 2019. Tahun ini, bank syariah itu memproyeksikan tumbuh 10-15 persen.
“ Kami naiknya 10-15 persen pada tahun 2019. Kami ratain (pertumbuhannya),” kata Direktur Utama BCA Syariah, John Kosasih, di Jakarta, Kamis 28 Februari 2019.
John mengatakan, proyek-proyek pemerintah dan infrastruktur masih jalan terus. “ Kami terus lakukan ekspansi untuk infrastruktur,” kata dia.
Tahun 2018, BCA Syariah membukukan laba bersih sebesar 22 persen dari Rp47,9 miliar pada 2017 menjadi Rp58,4 miliar pada 2018. Pembiayaan syariah meningkat 16,9 persen year on year (yoy) menjadi Rp4,9 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) 16,3 persen menjadi Rp5,5 triliun pada 2018.
John melanjutkan, tahun ini masuk tahun politik. Dia berharap proses pemilu lancar sehingga investor optimistis untuk menanamkan modal di Indonesia dan belanja modal.
“ Mudah-mudahan semua lancar, tahun politik lancar, sehingga optimisme ada di permukaan. Mereka tetap mau investasi, mau belanja modal,” kata dia.
Dream - PT BCA Syariah (BCA Syariah) membukukan laba bersih sebesar Rp58,4 miliar pada 2018. Angkanya naik 22 persen pada 2017 yang sebesar Rp47,9 miliar.
" Peningkatan laba perusahaan di antaranya ditopang oleh perusahaan pembiayaan sebesar 16,9 persen yoy yang mencapai Rp4,2 triliun pada 2017 menjadi Rp4,9 triliun," kata Direktur Utama PT BCA Syariah, John Kosasih, di Jakarta, Kamis 28 Februari 2019.
John mengatakan pembiayaan BCA Syariah berada di atas rata-rata pembiayaan industri sebesar 12 persen.
Dia mengatakan aset BCA Syariah tercatat sebesar Rp7,1 triliun. Angkanya meningkat 18,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp6 triliun.
Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mendorong pertumbuhan BCA Syariah. Angkanya naik 16,3 persen dari Rp4,7 triliun ke Rp5,5 triliun.
John mengatakan pembiayaan BCA Syariah didominasi pembiayaan sektor produktif. Komposisi pembiayaan pada masing-masing segmen komersial 76,08 persen, UMKM 20,61 persen, dan konsumsi 3,31 persen.
Rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) BCA Syariah pada 2018 sebesar 0,35 persen dan 0,28 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya