Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Taman Kering Ala Cafe/ TikTok @bimsaalabim
Dream - Seluruh aktvitas berpusat di rumah selama pandemi membuat banyak orang akhirnya membuat sudut-sudut santai di rumah. Termasuk menyulap teras rumah yang awalnya hanya sudut gelap, jadi tempat nongkrong yang nyaman.
Seperti yang dilakukan pemilik akun Tiktok @bimsaalabim yang membuat teras rumahnya jadi taman kering ala cafe. Ia pun memperlihatkan detail pembuatan taman tersebut mulai dari material yang dibutuhkan, proses pembongkaran, hingga biaya.

Sahabat Dream mungkin ingin membuat taman ala cafe di rumah, dan bisa jadi inspirasi. Untuk membuat taman ini, dibutuhkan sekitar 5 hari untuk diselesaikan tukang.
© Dream
Berikut detail material yang dibutuhkan dan biaya yang dikeluarkan. Yuk simak.

- Biaya tukang 7 hari 1 x 150 ribu = Rp1.050.000
- Hebel 1 kubik Rp550.000
- Semen 5 sak, 5 x 50.000 = Rp250.000
- Roster 48 x 15.000 = Rp720.000
- Pasir 1 kol Rp350.000
- Semen instan/ MU 1 sak Rp120.000
- Besi 10 inc 5 x 65.000 = Rp325.000
- Keramik Spaind Wood 2 kardus 2 x65.000 = Rp130.000
- Pipa listrik 2 batang 2x10.000 = Rp20.000
- Lampu LED strip 5 x 15.000 = Rp75.000
- Stop kontak Rp30.000
- Rumput sintetis 2 x 135.000 = Rp270.000
- Kabel 10 meter 10 x 8000 = Rp80.000
© Dream
Total biaya yang dikeluarkan untuk membuat taman ini sekitar Rp3.970.000. Tampaknya ini belum termasuk cat dan tanaman. Lihat video untuk detailnya.
@bimsaalabim Balas @mariacicipuspitasari lunas yaa kaaa rincian biayanya 😁 semoga membantu buat yang mau bikin ##APlusDaywithRain ##CleanClearConfident ##Grab1212Cha
♬ LOCA LOCA - PRODUK_CIKUYA_LEBAK✅
© Dream
Dream - Memiliki taman mungil di samping atau dalam rumah, jadi oase tersendiri. Terutama jika Sahabat Dream suka dengan banyak cahaya alamai dan udara segar.
Taman identik dengan rerumputan hijau atau tanaman lebat, tapi untuk mendapatkannya dibutuhkan perawatan yang sering. Jika tidak, rerumputan akan mudah kering dan tanaman akan mati.
Sebenarnya ada model taman lain yang kini sedang banyak disukai, yaitu taman kering. Tak mengandalkan rumput sebagai penutup lahan, tetapi bebatuan. Tanaman yang dipilih pun yang perawatannya tak sulit dan cukup ditaruh di pot-pot berukuran sedang dan mungil.
Seperti ide yang dibagikan akun Instagram @dirumah.ps. Sang pemilik akun, membagikan sudut rumahnya berupa taman kering di area koridor rumahnya.

" Pengen punya taman tapi lahan rumah terbatas..Pengen punya taman tapi ga punya banyak waktu buat ngurusin tanaman, apalagi motong rumput.. Pengen punya taman tapi ga suka becek kalo hujan..Lihat inspirasi koridor dan patio (taman kering) ala Rumah PS yuk!," tulisnya.
© Dream
Ada beberapa trik yang ia bagikan untuk membuat taman kering di samping rumah. Apa saja?

1. Gunakan pintu kacca yang menghadap ke arah koridor/ patio untuk kesan lebih luas
2. Jika ada area cukup, tanam pohon yang tak terlalu besar untuk memberikan suasana segar dan sejuk
3. Untuk kesan yang natural dan tropis, lantai koridor menggunakan kayu ulin Kalimatan yang tahan panas, hujan dan rayap

4. Penggunaan batu split dapat mempermudah maintanance dibandingkan dengan penggunaan rumput hidup atau batu koral putih
5. Jangan lupa letakkan tanaman hijau dalam pot utuk menghidupkan area agar tak terlalu kaku
© Dream
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
