Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Pilot Maskapai Penerbangan (http://www.speedbird103.com/)
Dream - Kejadian langka kembali menimpa industri penerbangan dunia. Kala penumpang sudah duduk manis dalam kabin, pesawat tak bisa mengangkasa karena tak ada juru mudi dalam kokpit.
Momen tak lazim ini menimpa maskapai Air Aindia yang semula akan menerbangkan pesawat Boeing 787 Dreamliner dengan nomor penerbangan 112 dari Heathrow London, Inggris menuju Delhi, India.
Semula, pesawat ini dijadwalkan mengudara pada Selasa waktu setempat. Namun pesawat terpaksa kembali ke hanggar karena kekacauan jadwal pilot.
Boeing 787 Dreamliner diketahui mendarat di London pada pukul 6 waktu Inggris. Pesawat diharuskan kembali mengudara satu jam kemudian namun akhirnya hal itu urung dilakukan.
Seorang sumber di maskapai kepada Times of India mengatakan maskapai mengalami masalah kekurangan jumlah pilot.
" Pesawat tak bisa berangkat sesuai jadwal karena tak ada pilot yang berada di London untuk mengoperasikan pesawat kembali ke Delhi," ujar sumber tersebut seperti dikutip news.com.au, Jumat, 9 Januari 2015.
Pilot yang semua mengoperasikan pesawat dari Delhi dilarang untuk kembali terbang karena telah melewati batas maksimal waktu penerbangan.
Alhasil, maskapai terpaksa menyewa 200 kamar sebagai kompensasi dari keterlambatan tersebut.
" Pilot yang mengoperasikan B787 Dreamliner dari Delhi ke London diharuskan berisitrahat 12 jam baru bisa kembali mengudara keesokan harinya," sumber menambahkan.
Air India adalah maskapai yang masih bisa bertahan hidup setelah adanya suntikan modal dari pemerintah lewat paket dana 6 miliar dolar Australia pada April 2012.
Maskapai ini menyalahkan minimnya jumlah pilot akibat keterlambatan pesawat imbas kabut di Delhi. Kondisi ini membuat perubahan jadwal kru pesawat.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya