Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Program obligasi syariah (sukuk) dari trio bank konvensional besar mampu memperluas batasan keuangan Islam. Sejak Juni, France's Societe Generale, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ ( BTMU ), dan Goldman Sachs telah menyiapkan penerbitan sukuk untuk menarik investor Islam kaya.
Untuk merealisasikan penerbitan utang syariah ini, ketiga bank konvensional itu harus berdamai dengan prinsip Islam, seperti tidak adanya aturan pembagian bunga seperti di bank konvensional.
Pada tahun 2011, Goldman gagal menerbitkan sukuk karena adanya hambatan bank konvensional untuk masuk ke pasar keuangan syariah. Beberapa pihak menuduh Goldman gagal mengikuti prinsip Islam. Padahal, pihak Golman bersikeras telah mematuhi prinsip syariah dan sertifikasi dari ulama Islam.
Pihaknya berencana mengubah skema yang telah dibuatnya pada tahun 2011 untuk menerbitkan sukuk tahun ini. Goldman juga telah mencari penasihat baru untuk merencanakan penerbitan sukuk tersebut dengan menggandeng 4 bank besar di Kawasan Timur Tengah, yaitu Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB), Emirates NBD, National Bank of Abu Dhabi dan Saudi Arabia's National Commercial Bank
Namun, jika rencana penerbitan tersebut berhasil, maka ketiga bank konvensional ini bisa membantu memperluas keuangan Islam di Timur Tengah dan Asia Tenggara.
Pemerintah negara non-Muslim pun sudah mengeluarkan sukuk seperti Inggris dan Hong Kong pada tahun ini. Sementara Afrika Selatan dan Luxemburg masih tahap perencanaan dalam penerbitannya. Masuknya bank konvensional ke pasar syariah ini diharapkan dapat mendorong sejumlah perusahaan non-Muslim untuk menerbitkan instrumen utang tersebut.
Sebelumnya, GE Capital pada tahun 2009 telah menerbitkan sukuk senilai US$ 500 juta untuk pengembangan produksi pesawat. Jepang Nomura Holdings pada tahun 2010 juga telah menerbitkan obligasi syariah sebesar US$ 100 juta di Malaysia. HSBC adalah satu-satunya bank non Islam yang telah menerbitkan sukuk sebesar US$ 500 juta pada tahun 2011.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya