Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Utang Syariah Bank Konvensional Dobrak Batas Keuangan Syariah

Reporter : Ramdania
Kamis, 25 September 2014 17:00
Utang Syariah Bank Konvensional Dobrak Batas Keuangan Syariah
Tidak hanya negara non-Muslim yang tertarik menerbitkan instrumen utang syariah, kini bank konvensional pun mulai melirik instrumen tersebut guna mencari pembiayaan.

Dream - Program obligasi syariah (sukuk) dari trio bank konvensional besar mampu memperluas batasan keuangan Islam. Sejak Juni, France's Societe Generale, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ ( BTMU ), dan Goldman Sachs telah menyiapkan penerbitan sukuk untuk menarik investor Islam kaya.

Untuk merealisasikan penerbitan utang syariah ini, ketiga bank konvensional itu harus berdamai dengan prinsip Islam, seperti tidak adanya aturan pembagian bunga seperti di bank konvensional.

Pada tahun 2011, Goldman gagal menerbitkan sukuk karena adanya hambatan bank konvensional untuk masuk ke pasar keuangan syariah. Beberapa pihak menuduh Goldman gagal mengikuti prinsip Islam. Padahal, pihak Golman bersikeras telah mematuhi prinsip syariah dan sertifikasi dari ulama Islam.

Pihaknya berencana mengubah skema yang telah dibuatnya pada tahun 2011 untuk menerbitkan sukuk tahun ini. Goldman juga telah mencari penasihat baru untuk merencanakan penerbitan sukuk tersebut dengan menggandeng 4 bank besar di Kawasan Timur Tengah, yaitu Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB), Emirates NBD, National Bank of Abu Dhabi dan Saudi Arabia's National Commercial Bank

Namun, jika rencana penerbitan tersebut berhasil, maka ketiga bank konvensional ini bisa membantu memperluas keuangan Islam di Timur Tengah dan Asia Tenggara.

Pemerintah negara non-Muslim pun sudah mengeluarkan sukuk seperti Inggris dan Hong Kong pada tahun ini. Sementara Afrika Selatan dan Luxemburg masih tahap perencanaan dalam penerbitannya. Masuknya bank konvensional ke pasar syariah ini diharapkan dapat mendorong sejumlah perusahaan non-Muslim untuk menerbitkan instrumen utang tersebut.

Sebelumnya, GE Capital pada tahun 2009 telah menerbitkan sukuk senilai US$ 500 juta untuk pengembangan produksi pesawat. Jepang Nomura Holdings pada tahun 2010 juga telah menerbitkan obligasi syariah sebesar US$ 100 juta di Malaysia. HSBC adalah satu-satunya bank non Islam yang telah menerbitkan sukuk sebesar US$ 500 juta pada tahun 2011.

Beri Komentar