Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Rasa lapar usai makan kerap kita alami. Apalagi ketika sedang menonton TV atau mengobrol santai.
Rasa lapar bisa muncul dipicu berbagai alasan seperti stres, kurang tidur dan lain-lain. Sebenarnya, rasa mudah lapar masih bisa dicegah.
Dikutip dari Boldsky, ada beberapa penyebab rasa lapar mudah muncul.
1. Tubuh Membutuhkan Makanan
Kadang, rasa lapar muncul karena tubuh kekurangan gula darah. Saat merasa lapar, perhatikan apakah keinginan untuk makan muncul dengan cepat atau tidak.
Rasa lapar muncul dengan cepat menandakan tubuh belum membutuhkan makanan. Perasaan tersebut muncul karena suasana hati.

Foto: Shutterstock
Tanda lainnya yaitu adanya bunyi dari perut saat lapar. Bunyi tersebut membuktikkan tubuh memang butuh asupan makanan.
Coba mengatur pola makan dan mengonsumsi makanan sehat setiap hari. Pilih makanan yang mengandung gizi dan vitamin serta rendah kalori.
2. Kurang Asupan Saat Sarapan
Penelitian yang dilakukan University of Cambridge membuktikan orang yang mengonsumsi 300 kalori saat sarapan mengalami kenaikan berat badan dua kali lebih tinggi mengonsumsi 500 kalori atau lebih.
Hal tersebut disebabkan rasa kenyang saat sarapan bisa mengurangi naiknya gula darah dan insulin selama sehari. Kurangnya gula darah menyebabkan kurangnya rasa lapar.
Tambahkan protein saat sarapan seperti sosis atau telur. Mengonsumsi sayur hijau juga bermanfaat untuk menunda lapar.
3. Hindari Stres
Ketika stres, tubuh memproduksi hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin menimbulkan rasa panik atau cemas.

Foto: Shutterstock
Saat hormon tersebut dikeluarkan, tubuh memerlukan makanan untuk membuat pikiran kembali rileks. Untuk menghindarinya, kurangi konsumsi kafein serta sering melatih napas secara rutin seperti melakukan yoga, tai chi dan sebagainya.
4. Tidak Cukup Tidur
Pola tidur berpengaruh besar pada rasa lapar. Sebuah penelitian membuktikan kurangnya waktu tidur bisa mengubah kinerja leptin dan ghrelin, hormon yang memproduksi rasa kenyang dan lapar.
Jadi, secara otomatis tubuhmu akan mudah ketika kurang tidur. Pastikan untuk tidur minimal 8 jam per hari di waktu yang sama setiap hari.
5. Tidak Mengonsumsi Cukup Air
Dehidrasi mampu memicu rasa lapar. Saat dehidrasi, salah satu bagian otak yang mengontrol rasa lapar dan haus bisa menyampaikan pesan rancu. Hal itu membuatmu berpikir sedang lapar saat haus.

Foto: Shutterstock
Saat merasa lapar sesudah makan, coba minum segelas air. Ini agar rasa lapar tersebut hilang.
Jika kamu sering merasa lapar, itu tandanya hormon rasa lapar sedang tidak stabil. Bisa jadi karena diet atau gaya hidup kurang teratur.
Jika rasa lapar tersebut mengganggu, coba diskusikan dengan dokter gizi.
(Beq)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Waspada! 4 Ciri Pesan Penipuan Online yang Sering Bikin Korban Panik dan Kehilangan Uang
