(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Suhu tubuh manusia kerap berubah sepanjang waktu. Pengaruh lingkungan dan musim menjadi penyebabnya.
Dalam kondisi sehat, suhu tubuh manusia dapat naik dan turun sekitar 0,5 derajat celcius. Rentang kenaikan itu tergantung aktivitas yang dilakukan di hari itu.
Hello Sehat mengutip Journal of American Medical Association, suhu normal rata-rata untuk orang dewasa yaitu 36,7 derajat celcius. Jika menggunakan rentang perkiraan, suhu normal manusia dewasa berada pada angka 36,1 hingga 37,2 derajat celcius.
Tetapi, periset di Rumah Sakit Universitas Winthrop New York Amerika Serikat menemukan fakta bahwa suhu tubuh manusia lanjut usia tidak lebih dari 37 derajat celcius.
Sementara itu, untuk suhu tubuh normal rata-rata bayi berada dalam rentang 36,1 hingga 37,7 derajat celcius. Ketika beranjak tumbuh menjadi kanak-kanak, suhu tubuh normal berubah menjadi 36,3 hingga 37,7 derajat celcius.
Batas suhu tubuh rata-rata ini perlu diketahui untuk menentukan apakah seseorang dapat disebut mengalami demam.

Jika merujuk pada perhitungan itu, demam pada orang dewasa berada pada angka 39,4 derajat celcius. Adapun pada kanak-kanak pada angka 38 derajat celcius.
Suhu tubuh tinggi yang berlangsung terus-menerus perlu segera ditangani. Agar tak mudah terserang demam Larutan Penyegar Cap Badak patut dicoba.
Bahan-bahan alami Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar yang terkandung didalamnya mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Untuk rasa, Sahabat Dream tak perlu risau. Ada lima varian rasa antara lain strawberry, jeruk, leci, apel, melon, dan jambu.

(ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya