Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Peradangan pada saluran pencernaan atau lebih dikenal masyarakat dengan muntaber tanpa disadari kerap menyerang. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari dari parasit, bakteri, dan virus yang menginfeksi saluran pencernaan.
Penyakit yang dalam istilah kedokteran disebut sebagai Gastroenteritis ini tidak boleh disepelekan. Sebab, efeknya berbahaya bagi tubuh.
Karena mirip dengan gejala pada diare, kita perlu melihat lima gejala muntaber. Dengan mengetahui gejalanya, kita diharapkan dapat lebih tanggap untuk melakukan penanganan.
Berikut lima gejala muntaber, yang dirinci laman Halo Sehat,
1. Sakit Perut
Penderita muntaber juga mengalami gejala sakit pada perut. Biasanya perut akan terasa sangat sakit, mulas.
Meski mirip dengan penyakit lambung lain, namun gejala mulas harus diwaspadai sebagai bagian dari munculnya muntaber.

2. Mual dan Muntah
Sakit perut disertai mual dan muntah merupakan tanda dari muntaber lain yang harus diwaspadai. Rasa mual muncul disebabkan karena bakteri yang masuk ke dalam tubuh telah menginvasi.
Kasus mual dan muntah yang frekuensinya cukup sering dalam sehari perlu diperiksakan ke dokter. Ini untuk meyakinkan apakah benar gejala dari muntaber atau ada masalah kesehatan lainnya.
3. Demam
Pada penderita muntaber, gejala naiknya suhu tubuh atau demam dapat menjadi awal diagnosa. Tetapi, penting juga untuk diperhatikan, demam yang berkepanjangan bisa juga merupakan gejala penyakit lain. Misalnya, demam berdarah.
4. Frekuensi Buang Air Besar Meningkat
Muntaber kerap disamakan dengan diare. Tetapi, sejatinya frekuensi diare yang meningkat merupakan gejala dari muntaber.
Terus dikeluarkannya cairan tubuh terganggunya sistem pencernaan. Kondisi ini membuat penderitanya malas untuk mengonsumsi makanan dan minuman.
5. Tubuh Lemas
Menurunnya selera makan dan terus dikeluarkannya cairan tubuh membuat badan terasa lemas. Ketika tubuh menjadi sangat lemas dan cepat lelah, otomatis ini akan berimbas pada segala aktivitas yang dilakunnya.
Selain itu, rasa lemas pada tubuh juga berdampak pada daya tahan tubuh.
Untuk mengatasi kekurangan cairan tubuh itu kamu dapat meminum Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde. Seperti diketahui Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde mengandung Gypsum Fibrosum dan Galcareous Spar, obat tradisional yang mengobati panas dalam, demam, sariawan hingga sulit buang air.
Tetap sehat Sahabat Dream.

Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya