Puasa Ramadan (Foto: Shutterstock)
Dream - Puasa tinggal beberapa waktu. Tidak lama lagi, kita harus menjalani kewajiban menahan hawa nafsu dari azan Subuh hingga Maghrib berkumandang. Kondisi lambung pun akan sangat berbeda.
Saat puasa Ramadan, sebenarnya lambung justru akan lebih sehat. Tapi ada syaratnya, kita harus makan teratur dan tidak berlebihan.
" Di bulan Ramadan, kita makan musti teratur. Hanya waktunya saja yang diubah. Biasanya makan banyak di siang hari, jadi di malam hari," ujar Hendra dokter spesialis penyakit dalam saat ditemui di Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
Pastikan saat berpuasa, kita makan makanan sehat. Terutama saat berbuka. Porsi makanan yang dikonsumsi juga sebaiknya tidak berlebihan.
" Lambung kita tidak boleh dikagetkan dengan makanan yang banyak. Sebaiknya, makan sedikit-sedikit. Mungkin saat buka puasa makan snack dan minum yang banyak. Habis tarawih baru makan besar," kata Hendra.
Ia menganjurkan untuk membagi porsi makan saat sahur dan berbuka puasa.
" Biasanya kita makan 100 persen sehari. Tapi waktu sahur, kita kurangi 30 persen. Saat berbuka dikurangi 10-20 persen," pesannya.
Agar tidak mudah merasa lapar saat berpuasa, kamu hanya perlu banyak minum air putih. Pasalnya, tubuh lebih butuh banyak cairan daripada makanan. Bisa juga mengonsumsi buah kaya air seperti semangka, jeruk atau melon. (ism)
Advertisement

Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Imbangi Dinamika Dunia Kerja


Model AI Meta Retas Perusahaan Lain Saat Uji Coba Keamanan Siber, Apa Dampaknya untuk Kita?

Bukan 17 Agustus, Ini Kota yang Sudah Proklamasikan Kemerdekaan 2 Hari Sebelumnya

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri

Ketahui Apa Arti Tanggal Kedaluwarsa pada Parfum, Betulkah Berbahaya Jika Digunakan?

IIDI Cabang Malang Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung dan pembuluh Darah