6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Kepala Satuan Operasi Armina, Jaetul Muchlis, menyatakan sebanyak 3.849 petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dikerahkan untuk memobilisasi jemaah pada puncak haji di Arafah, dan mabit di Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
Menurut Muchlis, petugas dibagi menjadi tiga satuan tugas. Satuan tugas pertama yaitu Satgas Arafah yang akan tiba di Arafah pada 7 Zulhijjah pukul 19.00 waktu Saudi.
Satgas ini akan memeriksa kesiapan akhir tenda tempat jamaah wukuf beserta dapur dan toilet.
Satgas kedua ialah Satgas Muzdalifah. Sebelum jemaah berangkat ke sana, satgas ini lebih dulu berangkat ke Muzdalifah pada 9 Zulhijah siang. Pada sore hari, jemaah digerakkan menuju Muzdalifah.
Sedangkan Satgas Mina mengecek kesiapan segala pelayanan jemaah pada 10 Zulhijjah dini hari. Selang beberapa jam kemudian, jemaah dipindahkan ke Mina untuk jumrah aqabah.
:Semuanya kita kerahkan. Ini adalah puncak haji yang membutuhkan perhatian ekstra, momentum yang sangat melelahkan," kata Jaetul di Syisyah, Mekah, Rabu, 15 Agustus 2018.
Jemaah haji yang menyelesaikan nafar awal akan berada di Mina sampai 12 Zulhijjah. Sedangkan jemaah yang melengkapi lempar jumrah sampai tiga hari atau nafar sani akan berpindah ke pemondokan pada akhir hari tasyrik atau 13 Zulhijjah.
Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifudin, mengatakan ketika di Mina, kondisi jemaah haji sudah lelah. Tenaga mereka banyak dikuras untuk melaksanakan ibadah di Masjidil Haram dan rangkaian puncak haji seperti wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.
Jemaah gelombang pertama lebih lelah lagi. Mereka sudah menghabiskan waktu untuk sholat arbain di Masjid Nabawi 40 kali.
" Praktis ketika di Mina tenaga mereka banyak diforsir," kata dia.
Tantangan lain jemaah haji selama Armuzna yaitu kondisi akomodasi yang jauh berbeda dengan hotel yang mereka tempati. Baik ketika di Madinah maupun Mekah.
Selama di Armina, jemaah haji hanya menginap di tenda. Di sana mereka berkumpul dengan jemaah haji dari berbagai daerah.
Selain akomodasi, fasilitas toilet untuk jemaah tergolong terbatas. Mereka harus menempuh perjalanan jauh menuju jamarat. Karena itu, Lukman mengimbau petugas memusatkan konsentrasinya untuk mendampingi jemaah haji.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
