6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Menteri Agama Lukman Hakim Tiba Di Jeddah, Sabtu 11 Agustus Waktu Setempat (Foto: Maulana Kautsar/ Dream)
Dream - Rombongan Amirul Hajj Indonesia yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Sabtu, 11 Agustus 2018, sore waktu setempat.
Tak ingin menunggu, Lukman segera meninjau pelayanan dan penyambutan untuk jamaah dari Kloter 83 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede yang keluar melalui jalur fast track. Menurutnya pelayanan di Bandara Jeddah tahun ini tergolong lebih maju.
“ Kami saksikan pelayanannya sangat cepat dan kami berterimakasih atas kebijakan Kerajaan Arab Saudi tahun ini,” kata Lukman.
Ia juga menyempatkan menyapa para jemaah di bandara dan di bus yang hendak bertolak ke Mekah. Di dalam bus, Lukman menyampaikan keuntungan-keuntungan yang diterima para jemaah tahun ini.
Tak lupa Lukman mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji para jemaah. Penghargaan juga diberikan Lukman untuk para petugas haji Indonesia.
Lukman mengatakan, pelayanan haji sejauh ini berlangsung lancar. Kemenag belum menerima keluhan yang berarti dari jemaah.
" Ini berkat kerja keras para petugas. Mudah-mudahan lancar sampai akhir,” ujar dia.
Rombongan Amirul Hajj tahun ini kembali membawa sejumlah perwakilan dari ormas Islam. Antara lain Yahya Cholil Staquf dari PB Nahdlatul Ulama, Dadang Kahmad dari PP Muhammadiyah, Akhmad Sadeli Karim dari PB Mathla'ul Anwar, Ahmad B Muhammad Al Atas dari Daimi Rabithah Alawiyah, Jeje Zainuddin dari Persis, Rusli Effendi dari Al Wasliyah, dan A Zaini Mawardi dari Jami'iyyah Ahlith Thoriqoh Mu'tabaroh Nahdliyah. Selain itu, ikut serta juga Masjured Munawir dari Yayasan Pendidikan Islam Al Muttaqien, Masduki Baidlowi dari MUI.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
