Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Jemaah Haji Indonesia (kemenag.go.id)
Dream - Kepala Daerah Kerja Madinah, Muhammad Khanif, mengaku telah menyiapkan empat pos jaga di Masjid Nabawi. Petugas di pos tersebut bakal berjaga untuk menghindari kemungkinan jemaah haji Indonesia tersesat saat hendak pulang ke pemondokan.
" Ketua kloter atau perangkat kloter yang sholat di Masjid Nabawi dapat singgah di pos-pos yang telah kami tetapkan," kata Khanif di Madinah, Minggu, 22 Juli 2018.
Empat pos itu berlokasi di pintu 21, 15, 6, dan 37. Pada empat pos itu, petugas kloter dapat menunggu jemaah rombongannya. Jika menemui jemaah tersesat, petugas dapat mengantar pulang ke pemondokan.
Selain itu, di pos-pos tersebut telah ditempatkan sandal pengganti. Upaya ini untuk mengantisipasi banyaknya jemaah yang mengalami kehilangan sandal. " Di pos-pos itu sudah kami tempatkan sandal pengganti dan snack juga," ujar dia.
Ajakan yang ditujukan pada petugas kloter itu tak lain agar peran petugas kloter dapat terlihat. Selain itu, cara tersebut dibuat untuk meningkatkan pelayanan jemaah haji.
Sebab, kata dia, jumlah petugas yang ada di sektor atau daker terhitung kurang. " Kita bayangkan kalau 81 kloter, bisa kita bagi berapa jumlah petugas yang akan ada di situ?" ucap Khanif.
" Kalau dua (kali lipat) saja sudah ada 162 orang yang membantu jemaah untuk pulang ke hotel masing-masing," kata dia melanjutkan.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Madinah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang