6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Sejumlah jemaah haji asal Indonesia ditemukan lemas di Masjidil Haram, Mekah. Mereka tak kuat jalan, sehingga harus dibantu oleh petugas haji.
Pada Sabtu pekan lalu, petugas menemukan jemaah asal Lampung yang lemas di Masjidil Haram. Jemaah itu tidak kuat berjalan di lintasan tawaf.
Dan, Rabu 8 Agustus 2018, petugas menemukan jemaah bernama Endang di area Babussalam, Masjidil Haram. Kondisinya sangat memprihatinkan. Jemaah kloter 71 Embarkasi Solo ini juga lemas.
“ Ibu ini ditemukan dalam kondisi lemas, gemetar, dan berkeringat dingin. Kami temukan di area Babussalam,” ujar petugas Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH), Pradipta Suarsyaf, dikutip laman haji.kemenag.go.id.
Endang pun diperiksa oleh petugas kesehatan yang ada di Masjidil Haram. “ Nadi jemaah tersebut masih terasa kuat,” kata Pradipta
Dia menambahkan, kejadian yang menimpa jemaah tersebut merupakan rangkaian gejala khas hipoglikemia. Yakni turunnya kadar gula darah mendadak yang justru sering mengenai para pengidap kencing manis atau DM.
“ Pemicunya adalah pasien minum obat DM (penurunan kadar gula) tetapi tidak makan setelahnya,” kata Pradipta.
Endang, jelas Pradipta, kemudian diberi pertolongan darurat berupa nuggets gula yang sesaat kemudian membuatnya lebih segar.
“ Ibu tersebut mengaku bila ia terakhir makan kemarin sore. Sedangkan malam dan paginya tidak makan, tapi tetap mengonsumsi obat DM,” tutur dia.
Pradipta mengimbau jemaah agar tetap memerhatikan kesehatan dengan teratur makan dan minum yang cukup. Bagi yang memiliki penyakit dan mengonsumsi obat rutin, harap tetap menjaga agar konsumsi obatnya tidak terlewat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
