6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jemaah Haji Indonesia (MCH)
Dream - Sejumlah tempat bersejarah di Tanah Suci menjadi tujuan ziarah jemaah calon haji asal Indonesia. Salah satunya adalah Masjid Jin di Mekah. Pada Senin 13 Agustus 2018, rombongan jemaah haji asal Asahan, Sumatera Utara, mendatangi masjid bersejarah ini.
Terletak di daerah Ma’la. Sekitar 1,5 kilometer sebelah utara Masjidil Haram. Berlantai dua. Luasnya sekitar sepuluh kali duapuluh meter. Kubah masjid yang juga disebut dengan nama Al Bai’ah ini dihiasi oleh tulisan kaligrafi Surat Jin ayat 1-9.
Menurut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Hayatsyah, masjid ini merupakan saksi bisu perjuangan Rasulullah SAW dalam mengembangkan agama Islam. Ketika Nabi Muhammad sedang melafadzkan ayat-ayat Alquran, surah Ar Rahman dalam masjid ini, para jin tertegun dan terkesima dengan suara merdu Rasulullah SAW.
Dengan kemerduaan itu, jin kafir yang mendengarkan lantunan Alquran itu memutuskan hijrah dan memeluk agama Islam. Para jin pun menyatakan diri masuk Islam di hadapan Rasulullah SAW.
© Dream

Hayatsyah menambahkan, para jin yang mengucapkan dua kalimat Syahadat itu berasal dari daerah di antara Suriah dan Iraq, Nasibain. Dari kisah inilah, nama Masjid Jin diperoleh.
Hayatsyah menyampaikan kepada para jemaah, agar dengan ziarah ke Masjid Jin ini, semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan dapat mencintai serta mengamalkan ajaran agama Islam dalam setiap aktivitas kita. Sumber: sumut.kemenag.go.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
