6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjamin proses kepulangan jemaah haji yang sakit di Arab Saudi, meski masa pelayanan haji telah berakhir. Keselamatan jemaah sakit menjadi pertimbangan panitia haji.
“ Mereka prioritas kita, mau terakhir pulangnya sekalipun,” kata Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Arsyad Hidayat, di Madinah, Jumat 14 September 2018.
Arsyad meminta keluarga jemaah yang sakit tak khawatir. Sebab, pemerintah akan menjamin biaya penerbangan dan perawatan jemaah sakit itu.
“ Tidak dikenakan biaya sepeserpun. Itu tanggungan pemerintah. Kalaupun kondisinya beliau harus tidur, dan memerlukan seat banyak, semuanya ditanggung pemerintah,” ujar dia.
Selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi, kondisi jemaah akan dipantau oleh tim dari Kantor Urusan Haji (KUH). Unit ini bekerja di bawah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.
Setelah jemaah yang sakit dinyatakan layak terbang, pemerintah akan menjamin kepulangan jemaah itu hingga ke kediamannya. Kementerian Agama akan menyiapkan pengantaran jemaah tersebut.
Data Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), hingga Kamis, 13 September 2018 pukul 19.00 WAS, mencatat sebanyak 93 jemaah masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi. Jemaah yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi merupakan dinilai memerlukan perawatan ekstra karena kondisinya yang parah.
Dari jumlah itu, 20 jemaah dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi Mekah. Sisanya, dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi Madinah. Sementara, sebanyak 40 jemaah menjalani rawat inap di KKHI Madinah dan 28 jemaah dirawat di KKHI Mekah.
Laporan Maulana Kautsar dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
