Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Kabar gempa Lombok masuk ke ponsel Avip Affan. Petugas Sistem Komputerasasi Haji Terpadu (Siskohat) Sektor 3 Madinah itu sungguh berdebar. Itu kampungnya. Rasa khawatir mendorongnya mengirim pesan kepada Hakamah, tetangganya di Desa Rimpik, Kecamatan Gangga, Lombok Utara.
" Gimana keadaan di sana?" tulis Avip. " Semua kita aman di lapangan, semua rumah hancur saudaraku," balas Hamakah.
Kabar terbaru diterima Avip, kemudian. Isinya mengejutkan, " Semua rumah kita roboh saudaraku. Sekarang kami sudah kumpul di lapangan, kamu tenang saja Rani dan anak-anak Bapak baik-baik."
Rumah bagian depan Avip remuk. Pun bagian bagian belakang, rusak parah. " Iya, enggak bisa ditempati," kata Avip, Senin 6 Agustus 2018.
Kekhawatiran beranjak di kepala Avip. Air matanya tertahan. Ingatannya ke Tanah Air muncul. Keselamatan istri dan anak-anaknya menjadi ketakutan terbesarnya.
" Istri saya terluka tertimpa bangunan," ujar dia.
Menurut Avip, saat ini istri dan anak-anaknya yang mengalami luka ringan dibawa orang tuanya ke Mataram. " Karena di Mataram dipercaya sebagai tempat yang paling aman," ucap dia.
Avip menambahkan, saat ini keluarga dan kerabatnya masih dalam kondisi trauma. Bahkan melihat tembok pun, trauma.
" Sebagian besar rumah hancur, banyak korban luka-luka dan belasan orang meninggal," kata dia.
Dengan nada bergetar, Avip berpesan kepada keluarga dan masyarakat di Lombok Utara tetap tabah menghadapi bencana ini.
" Kami di sini sebagai petugas haji, PPIH, senantiasa berdoa di Tanah Haram, di Tanah Suci ini, agar semua diberikan ketabahan, kekuatan, dalam melalui cobaan ini. Insya Allah semuanya baik-baik saja," ucap dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya