Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Jemaah Haji Indonesia Di Masjid Nabawi (Kemenag.go.id)
Dream – Banyak jemaah calon haji Indonesia tersesat di Madinah. Untuk mempermudah identifikasi, para jemaah diimbau meminta kartu hotel, sehingga mudah diantar ke penginapan bila tersesat.
“ Para jemaah yang masih di Tanah Air, sesampainya di hotel di Madinah, cobalah minta kartu hotel yang disiapkan di resepsionis,” ujar Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Haji, Maskat Ali Jasmun, di Madinah, Minggu 22 Juli 2018.
Jemaah calon haji Indonesia yang tersesat di Madinah memang lumayan banyak. Hingga hari Minggu kemarin saja tercatat ada 328 jemaah calon haji Indonesia tersesat di Masjid Nabawi.
Selain membawa kartu hotel, jemaah calon haji juga diimbau melihat tanda-tanda rute dari pemondokan ke Masjid Nabawi. Maskat menyarankan jemaah untuk memotret tanda-tanda rute tersebut.
“ Ketika di masjid dan ingin kembali ke hotel, usahakan masuk dan keluar dari pintu yang sama. Misalkan masuk pintu tujuh keluar juga dari pintu tujuh Masjid Nabawi,” ujar dia.
Selain itu, jemaah juga diimbau selalu berkelompok saat berpergian. Seandainya tetap tersesat, jemaah haji diminta untuk menghubungi petugas di sektor-sektor khusus yang tersebar di Masjid Nabawi.
“ Ada lima sektor yang ditetapkan,” ujar dia. Lima empat sektor itu diantaranya, pintu 21, 15, 6, 37, dan pintu Raudah yang khusus untuk jemaah perempuan.
Maskat juga meminta jemaah haji untuk menjaga sandal mereka. Sebab, alas kaki sandal sangat penting agar kaki jemaah tak terluka.
Jemaah juga tak perlu takut membawa sandal dan menaruhnya ke dalam Masjid Nabawi. “ Di madinah sudah biasa membawa alas kaki ke dalam masjid. Kalau di Indonesia mungkin tabu,” turur Maskat.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Madinah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun