Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Pulau Dea-dea (Sumber: Http://www.triptrus.com/)
Dream - Bagi penggemar kucing, mungkin sudah mengenal nama Pulau Tashiro di Jepang yang menjadi 'surga' kucing.
Sebelum menuai kepopuleran sebagai Pulau Kucing, dengan diterbitkannya artikel mengenai seekor kucing di pulau itu. Desa Tashiro adalah desa sepi yang sebagian besar penduduknya berusia di atas 60 tahun.
Namun berkat kepopuleran artikel itu, para penggemar kucing dari Jepang dan seluruh dunia mulai ramai mengunjungi pulau yang mempunyai populasi ratusan kucing itu.
Tapi ternyata, tidak hanya Tashiro yang dihuni ratusan kucing. Para pecinta kucing di Indonesia tak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menyaksikan surga kucing semacam itu. Sebab, Indonesia juga punya 'Pulau Kucing'.
Di Sulawesi Barat, tepatnya di Kabupaten Polewali Mandar, ada sebuah pulau bernama Pulau Dea-dea yang hanya dihuni oleh ratusan ekor kucing. Tak ada satu manusia pun yang tinggal di pulau ini.
Kucing-kucing di pulau ini sudah berkembang biak sejak puluhan tahun lalu, meski tidak ada yang dapat memastikan kapan kucing mulai menghuni dan menguasai Pulau Dea-dea. Meskipun begitu, kucing-kucing di sana terlihat sehat dan dapat hidup mandiri tanpa adanya manusia.
Untuk mencapai Pulau Dea-dea, waktu perjalanan yang harus ditempuh adalah sekitar 15 menit dengan menggunakan speedboat dari Dermaga Belang-belang di Desa Tonyamang.
Kucing-kucing di Dea-dea awalnya berasal dari beberapa kucing yang dibuang oleh warga dari pulau lain di pulau tak berpenghuni itu. Lama-kelamaan, populasi kucing di pulau itu meningkat hingga mencapai ratusan ekor.
Selengkapnya baca di sini. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya