3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Jamaah Haji Di Bukit Uhud (Kementerian Agama)
Dream - Jamaah haji yang tengah berada di Kota Madinah mulai mendatangi tempat-tempat bersejarah. Mereka berwisata ziarah di sela-sela ibadah Arbain --salat fardu 40 kali tanpa berhenti.
Di Kota Madinah memang terdapat banyak tempat ziarah. Antara lain Bukit Uhud, Masjid Kuba, Masjid Qiblatain, Masjid Khandak, dan Kebun Kurma. Tempat yang banyak dikunjungi adalah Bukit Uhud yang berada kurang lebih 3 kilometer dari Masjid Nabawi.
Bukit Uhud dapat didaki oleh jamaah hingga puncaknya, karena memang tidak terlalu tinggi. Ditambah lagi kontur bukit yang landai. Laiknya bukit-bukit dan gunung di tanah Arab, tak ada pepohonan di bukit ini. Seluruh permukaannya hanya berhias batu.
Bukit Uhud punya sejarah khusus bagi umat Muslim. Dulu bukit ini menjadi palagan perang antara kaum kafir dan umat Islam. Peperangan itu dikenal sebagai perang Uhud.
Dikutip Dream.co.id dari laman resmi Kementerian Agama, Senin 8 September 2014, sejumlah jamaah haji Indonesia yang mendaki hingga ke puncak bukit Uhud pada Mingu kemarin. Mereka berdoa secara berkelompok maupun sendiri-sendiri, sementara yang lainnya melakukan sesi foto bersama atau sekadar selfie.
Di bukit ini, berkeliaran juga `Paparazzi` yang tidak sungkan-sungkan menawarkan sesi foto langsung jadi kepada setiap jamaah. Bila berminat, mereka akan mengenakan tarif 5 riyal atau sekitar Rp 15 ribu untuk setiap satu kali foto.
Jamaah juga bisa mengunjungi makam paman Nabi Muhammad SAW, Hamzah, di bukit ini. Untuk sekadar oleh-oleh, jangan khawatir karena penjual berserak di kaki bukit dengan aneka dagangannya. Kalau haus, jamaah bisa membeli sebotol air mineral seharga 1 riyal atau Rp 3 ribu saja.
Wisata ini merupakan paket ziarah yang difasilitasi oleh pengelola hotel tempat jemaah menginap, bus dan pemandunya disediakan oleh pihak hotel. Namun, perjalanan wisata ziarah ini dibatasi waktunya hingga menjelang Zuhur, karena jemaah harus kembali melakukan salat Zuhur agar tidak terputus Arbainnya.
Oleh sebab itu, ketua rombongan tak segan-segan mengingatkan para jamaah dengan pengeras suara. " Arbain, arbain, arbain," demikian seru masing-masing ketua rombongan haji Indonesia mengingatkan anggotanya agar segera kembali ke masjid untuk melaksanakan salat fardu berjamaah. (Ism)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an