Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Monumen Untuk Menandai Desa Igbo-Ora Yang Berpenduduk Mayoritas Kembar. (Sumber: Amusingplanet.com)
Dream - Universitas Texas memperkirakan ada 32 dari 1000 orang di dunia ini yang terlahir kembar. Hal ini menandakan ada 16 pasangan atau sekitar tiga persen dari total populasi yang terlahir secara kembar.
Angka ini muncul berbeda di setiap daerah, ras dan etnis. Kelompok-kelompok etnis tertentu menghasilkan kembar yang lebih banyak dari biasanya. Tingkat tertinggi untuk kelahiran kembar terjadi pada masyarakat Youroba, Nigeria.
Di kota Igbo-Ora yang merupakan pusat pertanian ini terdapat 45-50 pasangan anak kembar dari 1.000 kelahiran. Hampir 10 persen dari penduduk di kota itu merupakan orang-orang kembar sehingga mendapat julukan 'Twin Capital of the World'.
Penelitian menyebutkan kelahiran kembar berhubungan dengan kebiasan makan para perempuan di daerah itu. Mengonsumsi makanan yang tinggi akan zat kimia alami dapat dapat merangsang ovarium melepas telur dari setiap sisi. Tapi sebagian besar kelahiran kembar terjadi karena genetika.
Selain Igbo-Ora, ada juga sebuah kota bernama Candido Godoi di Brasil yang memiliki tingkat kelahiran kembar mencapai 10 persen. Secara signifikan angka ini lebih tinggi yaitu mencakup 1,8 persen dari total penduduk di negara bagian Rio Grande do Sul.
Kelahiran kembar sudah mulai tercatat sejak abad ke 20 dan diamati terus menerus hingga generasi berikutnya. Populasi mereka didominasi keturunan Polandia dan Jerman.
Selanjutnya, terdapat kota kembar lainnya yang bernama Buzim yang terletak di barat laut Bosnia. Di kota ini ada 20.000 rumah lebih yang diperuntukan bagi 200 pasangan anak kembar. Berbeda dengan dua kota sebelumnya, penduduk di kota ini menjadikan populasi kembar sebagai daya tarik wisatawan.
(Ism, Sumber: amusingplanet.com)
Sedangkan untuk negara bagian timur, terjadi juga fenomena kelahiran kembar di desa Kodinhi, India. Di daerah ini terdapat 250 pasang anak kembar yang telah resmi di daftar kependudukan Kerala, India. Penduduk Kodinhi sendiri hanya berjumlah 2.000 keluarga. Pada 2008, terdapat 15 pasangan kembar dari 300 kelahiran. Kemudian meningkat drastis pada tahun-tahun selanjutnya hingga 60 kelahiran anak kembar.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari