Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Kementerian Pariwisata dan Kedutaan Besar RI di Riyadh menggelar promosi wisata di tiga kota besar Arab Saudi untuk menarik lebih banyak wisatawan negeri minyak itu ke Indonesia.
Acara pertama digelar di Riyadh, ibukota Arab Saudi, pada 16 November 2015 dan dihadiri oleh setidaknya 100 pelaku usaha wisata dari negeri itu.
Selanjutnya, promosi wisata akan dilaksanakan di kota metropolitan Dammam pada 18 November dan di kota Jeddah pada 20 November mendatang.
"Promosi wisata tiga kota Arab Saudi ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah yang menargetkan 12 juta wisatawan asing ke Indonesia," ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya seperti dikutip dari situs resmi Kemenpar, Indonesia.travel.
Para pelaku usaha Indonesia yang turut hadir dan terlibat antara lain adalah perwakilan dari Sun Island Bali Group, Hotel Discovery Kartika Plaza, Hotel Borobudur Jakarta, Samabe Bali Suites & Villas, Accor Hotels Group, Fokus Indonesia Tours, Kemtravel, Marintur Indonesia, Nira Travel dan Intercontinental Bali Resort serta Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat.
Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Riyadh, Ahrul Tsani Fathurrahman mengatakan, lewat promosi wisata ini Kemenpar dan KBRI Riyadh memfasilitasi pelaku usaha wisata Arab Saudi dengan industri pariwisata Indonesia dalam membuat kontrak paket-paket wisata atraktif dan bersaing agar dapat dipasarkan ke wisatawan potensial setempat.
Pada 2014, Kementerian Pariwisata mencatat jumlah wisatawan Arab Saudi yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 147.074 orang, jumlah itu mencakup 60 persen dari total wisatawan asal Timur Tengah.
Sementara menurut data International Tourist Organization, Arab Saudi merupakan negara dengan pengeluaran sektor pariwisata terbesar pada 2014 dan berada di urutan pertama dalam daftar indeks pengeluaran wisata global dari 139 negara.
Dengan kata lain, Arab Saudi menjadi salah satu negara paling potensial sebagai penyumbang turis ke Indonesia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari