Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Buku Yang Berisi Doa-doa Juga Dilarang Di Rusia (foto Ilustrasi)
Dream - Administrasi Muslim di Crimea atau dikenal sebagai Muftiyat, telah mengeluarkan daftar literatur keagamaan yang dilarang penguasa baru Crimea, Rusia, di semenanjung Laut Hitam. Hal itu dilakukan sebelum larangan itu benar-benar diberlakukan.
Seperti yang terdaftar dalam daftar hitam materi ekstremis, Alquaran dan sejumlah buku agama Islam yang sebelumnya legal di bawah payung hukum Ukraina, kini telah dilarang.
Daftar hitam materi ekstremis itu disusun oleh Departemen Kehakiman Rusia pada 14 Juli 2007 dan terdapat 1.058 item pada tanggal 25 Desember 2011. Memproduksi, menyimpan atau mendistribusikan materi di daftar ini merupakan pelanggaran di Rusia.
Wakil Mufti Crimea, Esadulla Bairov, mengatakan kepada Qirim News Agency, memiliki daftar sebelumnya, karena ia sedang memantau situasi di Rusia. " Di tengah situasi saat ini kita melakukan yang terbaik dengan mengeluarkan buku-buku yang dilarang di lembaga pendidikan, masjid dan perpustakaan" .
Beberapa buku-buku Islam yang telah dilarang meliputi karya ilmuwan Turki Said Nursi yang populer pada abad ke-20. Buku lainnya yakni 'Benteng Muslim' yang berisi doa-doa Nabi Muhammad yang dikumpulkan oleh sarjana Muslim kuno Saeed bin Ali bin Wahf Al-Qahtani. Tidak hanya itu, beberapa buku tentang biografi Nabi Muhammad juga dilarang.
" Kami ingin melindungi umat Islam kita dari ekses yang mungkin terjadi besok jika 'Benteng Muslim' ditemukan. Kami masih tidak mengerti mengapa buku yang hanya berisi doa saja ini dilarang. Seorang muslim bangun dan berdoa, pergi ke tempat tidur dan berdoa, duduk di dalam mobil dan berdoa. Itu semua hal yang biasa bagi setiap muslim. Dan buku yang berisi doa-doa ini dilarang di Rusia," tambah Bairov.
Sekitar 300.000 muslim di Crimea, terutama yang dari suku asli Tatar Crimea, harus menyesuaikan diri dengan undang-undang baru yang diberlakukan oleh Rusia setelah Tanah Air mereka dianeksasi dari Ukraina melalui referendum pada bulan Maret lalu.
Sejak Crimea jatuh ke tangan Rusia Maret lalu, sekitar 3.000 Tatar Crimea telah mengungsi meninggalkan semenanjung daratan Ukraina. PBB menengarai adanya erosi hak-hak asasi manusia di Crimea, yang masih berada di bawah pendudukan milisi pro-Rusia yang sangat mengancam Tatar Crimea.
(Sumber: World Bulletin)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya