Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Keindahan Taman Firefly Pada Malam Hari (sumber: Odditycentral.com)
Dream - Mengunjungi taman Firefly di Tiongkok, akan membawa ingatan kita kembali pada zaman anak-anak. Dimana musim panas akan diisi dengan ratusan kunang-kunang yang menghiasi malam hari.
Taman yang terletak di timur danau Peony Garden, Wuhan merupakan rumah bagi 10.000 kunang-kunang. Serangga ini dibagi menjadi lima zona.
Para pengunjung dapat memilih zona yang diinginkan seperti misalnya zona terbang, zona pengamatan, zona jarak kontak nol, zona peternakan dan zona popularisme ilmu.
Taman yang terletak di provensi Hubei, Tiongkok Tengah ini membutuhkan biaya yang mahal untuk mendatangkan habitat kunang-kunang. Dibutuhkan sekitar 10.00 Yuan per serangga. Tapi angka ini menjanjikan keuntungan yang cukup besar dari sisi bisnis, sehingga Tiongkok sangat tertarik mengelola wisata itu.
Para wisatawan tidak akan keberatan membayar sebuah tiket yang mahal, demi melihat ribuan kunang-kunang yang menghiasi malam. Di Tiongkok, kunang-kunang merupakan serangga yang umum ditemukan saat musim panas. Tapi jumlah mereka berangsur menurun selama beberapa tahun belakangan ini, sebagai akibat musnahnya habitat secara alami.
Pengelola taman Firefly mencoba memanfaatkan situasi ini dan mereka menyediakan sebuah taman yang ramah lingkungan. Bahkan mereka menjual toples yang yang beisi kunang-kunang secara online.
Mengingat bahwa kunang-kunang datang secara musiman, maka pada tahun ini taman Firefly dibuka pada 30 Mei dan beroprasi hingga awal Oktober. Melihat keberhasilan tahun ini, pihak pengelola telah merancanakan program ini secara berkala setiap tahunnya.
Selain menyaksikan keindahan cahaya kunang-kunang yang berterbangan, pengunjung taman Firefly juga akan ditawarkan berbagai sajian menarik lainnya. Misalnya festifal berkemah, perjalanan keluarga dan kegiatan untuk anak-anak.
(Ism, sumber: odditycentral.com)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
