Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Instagram @hwdimedia.id
DREAM.CO.ID - Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) merupakan perkumpulan bagi perempuan penyandang disabilitas di Tanah Air. Aktif sejak 9 September 1997 di Jakarta, HWDI digerakan oleh perempuan penyandang disabilitas dari berbagai ragam.
Dilansir dari laman resmi HWDI (Instagram @hwdimedia.id), awalnya organisasi ini bernama Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (HWPCI). Kelahiran HWDI merupakan bagian dari arus gerakan global yang menyerukan perlindungan hak dan pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas.
HWDI hadir atas inspirasi dari pertemuan internasional penting, di antaranya Seminar for Women with Disabilities (WWD) oleh UN ESCAP di Bangkok, tahun 1995, dan International Leadership Forum for Women with Disabilities di Washington DC, tahun 1997, yang dihadiri oleh 614 perempuan disabilitas dari 82 negara.

Delegasi Indonesia yang menghadiri forum tersebut, bersama dengan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Kementerian Sosial RI, Kementerian Negara Urusan Peranan Wanita (UPW), dan National Secretary of Rehabilitation International (NSRI), menyambut baik semangat tersebut dengan membentuk sebuah Komite Perempuan.
Setelah melakukan serangkaian pertemuan, 10 tokoh perempuan penyandang disabilitas dan lima ibu pemerhati isu disabilitas menyusun kepanitiaan formatur. Mereka kemudian menyusun struktur kepengurusan HWDI.
Sebagai organisasi, HWDI memiliki visi dan misi yang jelas. Visinya adalah menghimpun, mempersatukan dan memberdayakan para perempuan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia untuk bersama-sama memperjuangkan hak–hak dan Perlindungan perempuan penyandang disabilitas.

Untuk misinya, HWDI berupaya memupuk solidaritas Perempuan dalam menjujung tinggi harkat dan martabat perempuan penyandang disabilitas, serta mengupayakan terwujudnya kesejahteraan sosial perempuan penyandang disabilitas.
Selain itu, HWDI berupaya memasyarakatkan dan mengupayakan terlaksananya peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penyandang disabilitas dan perempuan penyandang disabilitas terutama UU No. 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas dan UU No.19 tahun 2011 tentang Pengesahan Konvensi Hak Penyandang Disabilitas (CRPD) dan Rencana Aksi Nasional (RAN) HAM.
Terakhir, pempromosikan Agenda Dasawarsa Penyandang Disabilitas ASEAN, Asia Pacific (Incheon Strategy) serta ASEAN Enabling Masterplan 2025, Mainstreaming the Rights of Persons with Disabilities untuk dapat menjadi dasar pemikiran kebijakan program pelaksanaan di tingkat nasional dan daerah.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya