Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Komunitas Polygot Indonesia (Foto: Instagram @polygotindonesia)
DREAM.CO.ID - Bahasa menjadi alat untuk berkomunikasi. Bahasa pun bisa dipelajari meskipun bukan bahasa dari negara sendiri. Orang-orang yang menguasai banyak bahasa asing biasa disebut polygot. Dan kamu perlu tahu, ada satu komunitas yang berfokus pada bahasa, yaitu Polyglot Indonesia.
Saat ini banyak orang yang membekali dirinya dengan mempelajari bahasa asing, bahkan lebih dari satu bahasa. Mempelajari bahasa pastinya memiliki banyak manfaat, salah satunya bertemu dengan orang-orang baru.
Komunitas Polyglot Indonesia sudah berdiri sejak tahun 2012 silam. Hingga pada 17 Agustus 2013, Polyglot Indonesia pun menjadi organisasi non-profit agar dapat memaksimal kegiatan yang dimiliki serta dapat memfasilitasi kerja sama dengan pihak ketiga.
Untuk bergabung ke komunitas ini pun tidak harus menguasai bahasa tertentu, Polyglot Indonesia hanya menyarankan agar para peserta memiliki kemampuan dasar yang cukup, supaya saat diskusi dapat memahami dan memberikan pendapat mengenai topik yang sedang dibicarakan.
Seperti visi dan misi dari komunitas ini yakni menjadi wadah bagi penggemar bahasa yang sedang mempelajari atau telah menguasai bahasa.
Melansir GNFI, Komunitas Polyglot Indonesia telah tersebar di berbagai cabang di kota-kota Indonesia atau yang juga disebut sebagai Chapter. Seperti Banda Aceh, Bandung, Denpasar, Jakarta, Malang, Mataram, Semarang, Surabaya hingga Yogyakarta.
View this post on Instagram
Setiap Chapter dikelola oleh koordinator bahasa yang mahir dalam bahasa yang dipegang olehnya. Juga turut didampingi para kontributor yang mengisi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas.
Setiap chapter dapat menyelenggarakan kegiatan berbeda. Seperti menonton film berbahasa asing, sesi les bahasa secara rutin dan lainnya.
Komunitas ini terbuka luas bagi siapapun dengan latar belakang, profesi dan usia yang berbeda. Mulai dari kalangan mahasiswa, siswa SMP dan SMA, karyawan swasta, PNS, dan peneliti dengan rentang usia 10 hingga di atas 70 tahun.
View this post on Instagram
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya