JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ketidakseimbangan hormon adalah salah satu penyebab utama infertilitas atau sulit hamil. Salah satu hormon yang mempengaruhi kesuburan perempuan adalah progesteron. Jika level progesteron rendah, dapat menghambat terjadinya kehamilan.
Progesteron adalah hormon yang mengontrol menstruasi dan kesuburan. Hormon ini juga berperan penting dalam memulai dan mempertahankan kehamilan.
Korpus luteum, kelenjar penghasil hormon sementara di ovarium, menghasilkan hormon progesteron setelah ovulasi dan mempersiapkan lapisan rahim (mengentalkannya) untuk implantasi sel telur yang telah dibuahi.
Jika kehamilan terjadi, hormon semakin aktif dan membantu mengembangkan pembuluh darah di lapisannya untuk memasok nutrisi ke janin. Jika tidak hamil, tingkat progesteron turun, dan akan memulai lagi siklus menstruasi.
© Dream
Ada beberapa kondisi yang membuat progesteron menurun. Seperti stres, paparan xenoestrogen (ditemukan dalam plastik, herbisida, pestisida, minyak terhidrogenasi, margarin) dan berat badan berlebih.
Muncul beberapa gejala jika level progesteron rendah. Bagi yang merencanakan kehamilan, penting untuk mewaspadai gejala seperti migrain, sakit kepala, depresi, kurang tidur, perubahan suasana hati, sembelit, kelelahan, dan nyeri payudara.
Bagaimana cara meningkatkan progesteron secara alami?
Untuk meningkatkan level progesteron dalam tubuh ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan. Penting untuk konsultasi dengan dokter untuk mengetahui kadar hormon secara detail.
© Dream
Hindari olahraga berlebihan
Jika melakukan olahraga berat dalam waktu lama, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak kortisol atau hormon stres daripada progesteron. Jadi, yang terbaik adalah tetap berpegang pada rutinitas olahraga intensitas sedang.
Idealnya empat hari seminggu dan selama sekitar 30 hingga 60 menit sehari. Bisa melakukan lari ringan atau jalan kaki
© Dream
Stres psikologis yang berkepanjangan membuat tubuh melepaskan kortisol atau hormon stres untuk mengelola stres. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini berdampak pada penurunan jumlah progesteron dalam tubuh. Jadi cobalah dan kelola stres dengan cara yang benar untuk menjaga keseimbangan hormon.
© Dream
Asupan kaya zinc dan omega 3
Konsumsi makanan tertentu bisa membantu menjaga level hormon tetap stabil. Seperti makanan kaya zinc yaitu, buncis, labu, daging merah, dan almond. Jangan lupa juga makan makanan kaya omega 3 seperti telur, kenari, biji rami, susu, dan ikan seperti tuna, mackerel, dan salmon.
Penuhi kebutuhan vitamin
Makanan yang kaya vitamin B6, C, dan E telah menunjukkan peningkatan kadar progesteron. Makanan yang kaya nutrisi ini termasuk ayam, telur, kedelai, oatmeal, beras merah, brokoli, kentang, kubis Brussel, bibit gandum, dan minyak nabati seperti minyak zaitun dan kedelai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
