Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Caranya Menjaga Mesin Mobil Agar Tetap Sehat? (Foto: Shutterstock)
Dream – Mobil mungkin saja bisa mogok tiba-tiba saat terjadi di tempat sepi atau sudah tengah malam. Bengkel pun jadi susah dicari kalau seperti itu.
Tapi, kamu bisa mencegah mimpi buruk itu terjadi jika melakukan perawatan mesin yang rutin dan sederhana. Perawatan ini bisa mencegah kamu mengalami hal-hal yang menyebalkan seperti itu.
Dikutip dari Auto Evolution, Senin 22 Februari 2021, perawatan mobil perlu dilakukan untuk menjaga kendaraan berjalan dengan baik. Kamu cukup melakukannya dua kali dalam sebulan. Ini sudah cukup untuk menghemat biaya dan jangka panjang.
Pertama, periksalah tingkat oli minyak. Perawatan sederhana yang seringkali diabaikan para pemilik mobil, padahal pengecekan ini hanya membutuhkan waktu sebentar.
Bukalah kap mobil dan ambil tongkat ukur yang biasa ada didekat oli, lap bersih, dorong kembali dan tunggu satu atau dua detik, kemudian tarik keluar lagi dan periksa tingkat oli. Tingkatan harusnya berada antara dua tanda ‘min’ dan ‘max’.
Jika sudah mendekati nilai minimum, tambahkan minyak oli yang baru dengan jenis viskositas yang sama persis ada dalam mesin mobil. Apabila kurang paham, Sahabat Dream bisa memanggil montir profesional untuk memeriksa mesin.
Kedua, periksa bagian pendingin. Selain oli minyak, kamu juga perlu mengecek cairan pendingin. Jangan biarkan sampai mesin mobil terlalu panas karena akan membutuhkan biaya yang mahal nantinya.
Pastikan mesin dalam keadaan dingin saat melakukan pemeriksaan, reservoir pendingin berada pada ruang mesin dan biasanya memiliki tingkatan. Sama dengan oli tingkatnya harus berada di antara ‘min’ dan ‘max’.
Jika terlalu rendah tambahkan sesegera mungkin. Tambahkan cairan pendingin dan air suling dengan ration 1:1 agar ideal. Apabila kamu tinggal di daerah suhu turun jauh di bawah nol, mungkin tambahkan 60-70 persen pendingin dan 40-30 persen air suling.
Saat mengecek dan sudah menambah pendingin tetapi tingkatannya tetap mengalami penurunan dengan cepat, mungkin terjadi kebocoran, jadi segeralah pergi ke bengkel mekanik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ketiga, periksa filter udara. Mesin membutuhkan udara yang bersih untuk bergerak dengan baik, dan semua mobil diharuskan setidaknya memiliki satu filter udara, dan pastikan serpihan debu masuk ke dalam mesin.
Untuk mengakses filter ini mungkin akan sulit pada beberapa kendaraan, namun pada umumnya berada di dalam kotak pengumpul udara dingin yang dapat dibuka dengan melepas beberapa klip dan sekrup. Setelah sudah menemukannya, keluarkan filter dan periksa, jika sudah terlalu kotor gantilah filter dengan yang baru.
Keempat, periksa sabuk karet. Semua kendaran pasti memiliki satu sabuk karet ini, beberapa punya pasangan. Sabuk ini digunakan untuk menggerakan beberapa perangkat periferal termasuk alternator, pompa power steering, pompa air, dan kompresor AC.
Saat karet sudah mulai terkikis, kamu akan mendengar suara pekikan dari ruang mesin saat mengemudi, sebaiknya selalu periksa meskipun tidak berbunyi.
Periksa secara visual, apakah terjadi retakan atau belahan dan jangan takut untuk mencubit, meremas, dan memutranya. Jika melihat tanda-tanda keausan pada karet segera ganti dengan yang baru.
(Laporan: Josephine Widya)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya