Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Main Puzzle (Foto: Shutterstock)
Dream - Selama dua pekan mulai 16 Maret 2020, para murid mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), diminta untuk belajar di rumah. Orangtua harus menaati hal ini dan bukan malah mengajak anak pergi jalan-jalan atau ke tempat ramai seperti mal atau daerah wisata.
Kebijakan tersebut dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk mengurangi risiko penularan virus corona (Covid-19) secara masif. Banyak orangtua yang bingung menentukan aktivitas seharian bagi anak agar mereka tak merasa bosan dan tetap belajar.
Pilihan aktivitas berikut mungkin bisa menginspirasi. Sesuaikan saja dengan usia dan minat anak.
1. Main puzzle
Puzzle merupakan permainan yang dapat mengasah otak dan membuat anak tidak cepat bosan. Orangtua juga bisa menemani anak bermain tanpa merasa bosan. Jika jumlah potongan puzzle sangat banyak, anak-anak bisa menghabiskan waktu cukup lama untuk menyatukannya. Bermain puzzle bisa mengasah kemampuan kognitif dan mempertajam ingatan.
© Dream
Anak dan orangtua bisa menggambar atau membuat prakarya selama di rumah. Beli beberapa alat menggambar dan kertas, lalu ajaklah anak untuk melukis tanaman atau benda di sekitarnya. Setelah selesai bingkai lukisan atau prakarya yang dibuat bersama.
© Dream
Untuk murid-murid yang segera ujian, manfaatkan waktu di rumah untuk belajar demi meningkatkan kemampuan akademik anak. Minta anak baca kembali materi yang diberikan guru sekolah. Periksa juga situs-situs belajar online yang direkomendasikan Kemendikbud. Situs tersebut memungkinkan anak untuk belajar lebih interaktif, bisa lewat grafik dan video agar anak tak mudah bosan.
© Dream
Memasak seringkali menjadi momen seru bersama dengan anak. Orangtua bisa mengajak anak untuk membuat makanan yang disukai dan berbeda dari biasanya. Atau cobalah membuat resep baru yang ada di buku atau internet.
© Dream
Inilah saatnya membangun minat baca anak. Di saat seperti ini mereka tidak memiliki kesibukan lainnya, sehingga lebih mudah untuk diajak membaca. Ini akan memperkaya diksi serta meningkatkan pemahaman lingustik mereka. Jika sudah mulai menginjak remaja, berikan tenggat waktu bacaan agar lebih terpacu untuk menyelesaikan satu buku.
Sumber: Times of India
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya