JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Bayi
Dream - Refleks adalah sebuah gerakan spontan dari setiap organ atau bagian tubuh yang telah menerima rangsangan. Ini akan terjadi secara langsung dan tanpa kesadaran kita.
Gerakan ini merupakan sistem perlindungan alami tubuh dari bahaya. Jika terdapat masalah dari gerak refleks, bisa juga jadi 'alarm' pada masalah saraf. Pada bayi, gerakan refleks yang dilakukannya adalah menggenggam.
Refleks menggenggam memungkinkan bayi yang baru lahir meraih jari ibunya dan memegang erat-erat. Refleks ini merupakan tanda penting dari perkembangan dan fungsi sistem saraf bayi.
Selain itu, gerakan itu jug amembantu bayi mendapatkan kontak kulit yang sangat dibutuhkannya. Refleks menggenggam hanyalah salah satu dari banyak gerakan yang dilakukan bayi baru lahir ketika belajar menyesuaikan diri dengan dunia baru mereka di luar rahim. Berikut ini beberapa gerakan refleks yang sangat penting untuk tumbuh kembang bayi.
© Dream
Jika ada suara keras atau rangsangan lingkungan lainnya, bayi akan mengulurkan lengan, kaki dan jari mereka. Gerakan ini akan hilang ketika mereka memasuki usia 3-6 bulan. Ini adalah hal yang umum terjadi pada bayi.
Sucking Reflex (Refleks Mengisap)
Jika ibu menyentuh mulut bayi dengan jari, dot, atau puting, ia akan mengisap secara naluriah. Ini dilakukan bayi ketika mereka berusia sekitar 2-3 bulan.
© Dream
Jika mengelus pipi bayi yang baru lahir, ia akan secara otomatis membuka mulutnya dan memutar kearah sisi yang dielus. Ini membuat bayi menemukan payudara atau botol untuk memulai menyusu. Kebiasaan ini akan hilang setelah bayi berusia 4 bulan.
Stepping Reflex
Saat ibu meletakkan kakinya di permukaan yang rata, bayi akan meletakkan kakinya ke permukaan yang datar. Refleks ini akan hilang ketika ia berusia sekitar 2-3 bulan.
© Dream
Saat bayi ditidurkan, bayi akan memutar kepalanya dengan lengan dan kaki dari satu sisi direntangkan serta kaki dari satu sisi direntangkan. Lengan dan kaki lainnya akan dilenturkan. Kebiasaan ini akan hilang ketika anak berusi 3-9 bulan.
Beberapa anak mungkin tidak dapat melakukan beberapa refleks di atas. Jika demikian, dan ibu khawatir dengan keadaan si kecil, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter anak spesialis tumbuh kembang.
Laporan Gayuh Tri/ Sumber: Fimela
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
