Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
© 2021 Shutterstock
Ibu mana pun pasti ingin memberikan perlindungan yang terbaik untuk keluarga, terutama buah hati tercinta di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Si kecil yang sedang dalam masa tumbuh kembang pastinya selalu aktif dalam mengeksplorasi banyak hal.
Kuman dan bakteri yang menempel di tubuhnya sudah pasti bisa berisiko pada tumbuh kembang dan kesehatan si kecil. Sebenarnya, dari mana saja sih sumber kuman dan bakteri yang menempel di tubuh anak-anak?

Anak-anak sudah pasti menyukai mainan. Warna mencolok dan bentuk yang memikat mata si kecil menjadi magnet untuk dimainkan. Tapi ibu perlu waspada terhadap mainan si kecil, karena kuman bisa bersarang dan berisiko membahayakan.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal NPJ Biofilms dan Microbiomes menyebutkan jika dalam mainan anak terkandung beberapa jenis bakteri seperti Bradyrhizobium, Agrobacterium, Caulobacter dan Sphingomonas. Oleh sebab itu, ajak si kecil mencuci tangan secara bersih setelah berinteraksi dengan mainannya.

Jangan beranggapan jika binatang peliharaan yang dijaga kesehatan dan kebersihannya jadi bebas kuman. Tanpa diketahui, beberapa binatang peliharaan memiliki bakteri yang berbahaya bagi manusia.
Dalam jurnal yang diterbitkan Universitas Negeri Semarang pada tahun 2017 menjlaskan jika penyakit Leptospirosis mampu menjangkit manusia jika hewan peliharaannya terinfeksi bakteri patogen. Jika sudah begini, rajin merawat kucing dan anjing peliharaan serta awasi mereka saat di dekat si kecil ya!

Selalu perhatikan benda apa saja yang dipegang oleh si kecil. Terlebih ketika ia memasuki fase oral dan sering memasukkan tangannya ke dalam mulut.
Dikutip dari CNN, ahli kesehatan Husein Habsyi mengatakan jika dalam 1cm tangan manusia berpotensi mengandung 1500 jenis bakteri. Untuk menghindari penularan penyakit berbahaya, disarankan untuk mandi dan mencuci tangan menggunakan sabun anti bakteri.

Lantai rumah yang rutin dipel bukan berarti bebas dari bakteri. Faktanya terdapat beberapa jenis bakteri yang tak hilang meski sudah dipel seperti Salmonela, Microroccus, hingga E.coli.
Dengan tumbuh kembang si kecil yang makin lincah, bakteri yang ada di lantai bisa saja menempel pada pakaian dan kulitnya. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan nggak boleh disepelekan meski dalam setahun terakhir banyak waktu yang dihabiskan di rumah saja.

Nilai-nilai kemanusiaan merupakan hal yang penting untuk diajarkan kepada sang anak. Melalui edukasi tentang menjenguk kerabat yang sakit, akan muncul rasa empati dalam diri si kecil dan membuatnya menjadi pribadi yang baik.
Namun, jangan sampai agenda menjenguk kerabat yang sakit malah menyebabkan terganggunya kesehatan si kecil. Pastikan untuk segera mengganti pakaian dan mandi agar bakteri yang menempel tidak mengontaminasi tubuh.

Banyaknya sumber kuman yang bisa mengancam kesehatan anak membuat ibu wajib mengajarkan kebiasaan hidup bersih. Salah satunya adalah dengan rutin mandi menggunakan sabun antibakteri yang dapat membersihkan kuman namun tidak membuat kulit kering.
Seperti Biore GUARD Body Foam Active Antibacterial , sabun #AntiBakteriCanggih dengan kandungan antibakterial ganda Sanisol dan IPMP , serta dengan Deep Pore Cleansing Technology, membersihkan daki dan kuman hingga ke pori.
Ingin tahu info lengkapnya? Cek di sini ya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang