Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Selain Sen Kiri Belok Kanan, Apa Lagi, Ya, Kebiasaan Buruk Pengendara Sepeda Motor Lainnya? (Foto: Shutterstock)
Dream – Pengendara sepeda motor alias bikers seharusnya paham keselamatan berkendara menjadi hal yang paling utama. Sayangnya, banyak pengendara punya kebiasaan-kebiasaan buruk di jalan.
Beberapa di antaranya cenderung membahayakan diri maupun pengendara lain.
Dikutip dari Wahana Honda, Selasa 2 April 2019, ada lima kebiasaan buruk pengendara sepeda motor.
Pertama, naik ke trotoar. Trotoar ini sebenarnya hak pejalan kaki. Tapi, ada pengendara motpr yang justru naik ke trotoar.
Kedua, main ponsel di tengah jalan. Handphone terbilang wajib dimiliki saat ini. Salah satu fungsinya adalah untuk kecepatan menggali informasi dan berkomunikasi.
Sayangnya, masih banyak pemotor nekat menggunakan ponsel ketika sedang berkendara. Kalau memang mendesak dan harus menggunakan HP, sebaiknya kamu menepi terlebih dahulu.
Jangan malah main ponsel di tengah jalan. Selain berbahaya bagi diri sendiri, bermain ponsel di tengah jalan juga berbahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Ketiga, mendengarkan musik. Pernah melihat pengendara motor yang menyetir sambil memasang headset di telinga? Manusia seperti ini banyak terlihat di jalan.
Padahal, mendengarkan musik di jalan bisa membuat pengendara kehilangan konsentrasi. Jika tak punya pendengaran yang optimal, bagaimana seseorang bisa menyetir dengan aman?
Keempat, merokok di tengah perjalanan. Pengendara sepeda motor, entah sadar atau tidak, akan membuang abu rokok sembarangan ketika merokok sembari berkendara.
Perbuatan ini bisa merugikan pengendara lainnya, terutama pemotor yang tak memakai helm full face atau half face. Bisa-bisa abunya terbang dan mengenai mata pemotor yang bersangkutan.
Kelima, pacaran. Tak sedikit juga pengendara motor yang asyik berpacaran di jalan. Apalagi, kalau keasyikan ngobrol, tanpa terasa motornya belok ke jalur tengah.
Yang jadi masalah, konsentrasimu bisa terpecah di jalan antara fokus berkendara dan si Dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya