Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Memiliki tahi lalat terkadang bisa membuat penampilan seseorang menjadi lebih menarik. Tentu saja anggapan ini tak selamanya benar. Tahi lalat yang terlalu besar atau lokasi yang salah juga bisa mengurangi kepercayaan diri.
Tahi lalat yang muncul di kulit biasanya memiliki warna lebih gelap dari kulit. Tak heran orang yang melihat akan langsung mengetahuinya.
Tapi orang yang memiliki tahi lalat di tubuhnya harus berhati-hati. Ternyata tahi lalat dapat berkembang menjadi kanker kulit. Meskipun tak semua tahi lalat mengindikasikan hal tersebut.
Agar Sahabat Dream yang memiliki tahi lalat tak jadi cemas, yuk kenali tanda-tanda apakah tahi lalat kamu dapat berkembang menjadi kanker kulit atau tidak.
1. Berbentuk Asimetris
Biasanya bentuk tahi lalat yang jinak cenderung berbentuk simetris. Tapi disarankan kamu tetap memeriksakan diri ke dokter kulit agar mendapatkan keterangan yang pasti.
2. Terangkat ke atas kulit
Bila tahi lalat berkembang dan terangkat ke atas kulit bisa jadi tahi lalat terindikasi melanoma. Melanoma dapat menyebabkan kanker kulit dan dapat berkembang dari tahi lalat yang sudah ada sebelumnya.
3. Berukuran besar
Biasanya orang menganggapnya sebagai tanda lahir. Namun hati-hati bila tahi lalat berkembang dan lambat laun semakin besar. Bisa jadi itu indikasi kanker kulit. Cobalah ukur diameter tahi lalat kamu. Bila lebih dari 6 mm sebaiknya konsultasikan pada Ahli. Ukuran dan pigmen gelap pada tahi lalat memiliki risiko tinggi terkena melanoma.
4. Warnanya sangat hitam dan gelap
Jika tahi lalat kamu berwarna gelap dan berbeda dengan yang lain atau warnanya telah berubah menjadi lebih gelap. Sebaiknya, mintalah saran pada spesialis kulit.
5. Terasa gatal atau sakit
Umumnya tahi lalat yang tumbuh pada kulit tidak akan terasa gatal atau sakit, kecuali bila tahi lalat gatal karena bersentuhan atau tergesek dengan pakaian atau benda luar. Namun, bila tahi lalat dirasa gatal padahal semestinya tidak, sebaiknya konsultasikan pada Ahli.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
