Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Source: Shutterstock.com
Dream - Kesehatan mental menjadisalah satu hal yang menjadi perhatian di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, kebosanan yang dialami banyak orang bisa berujung pada stres.
Meskipun bukanlah hal baru untuk dialami, namun stres juga berbahaya jika mengganggu produktivitas dan kegiatan sehari-hari.
Maka dari itu, jasa psikolog sangat dibutuhkan untuk mengatasi stres dan masalah mental di tengah pandemi walaupun tidak bisa berkonsultasi tatap muka.
Jika baru pertama kali berkonsultasi dengan psikolog, berikut tips yang dilansir dari Thriveworks.com agar sesi konsultasi berjalan lancar.
Pertama-tama, berterima kasihlah pada diri sendiri yang sudah berani untuk berkonsultasi pada psikolog
Bagi beberapa orang, membuka diri pada psikolog tentang masalah pribadi bukanlah hal mudah. Sehiingga, kamu perlu berterima kasih pada diri sendiri untuk hal tersebut.
2. Jangan takut bertanya
Di sesi pertama, mungkin kamu akan lebih segan untuk bertanya. Apalagi, hal ini menyangkut perasaan pribadimu.
Namun, jangan ragu untuk bertanya pada psikolog atau terapis agar sesi konsultasi bisa berjalan dengan lancar dan efektif.
Temukanlah kenyamanan saat berkonsultasi dengan psikolog atau terapismu. Sehingga, kamu bisa lebih terbuka dan membuat sesi konsultasi menjadi lebih efektif.
Kamu tidak perlu ragu untuk membuka diri pada psikolog atau terapis karena mereka tidak akan menyebarkan data pribadimu dan apa yang telah kamu ungkapkan.
4. Pikirkan hal yang ingin dicapai
Sebelum berkonsultasi, kamu bisa memikirkan tujuanmu melakukan konsultasi bersama psikolog atau terapis. Hal ini akan membantu memperlancar sesi konseling.
Bila perlu, catatlah apa yang ingin diungkapkan serta tujuannya dalam sebuah kertas agar lebih mudah diutarakan ketika konseling.
5. Sadari bahwa psikolog bertujuan untuk membantumu
Setelah berkonsultasi, ingatlah bahwa ini merupakan sesi konseling pertama. Sehingga, mungkin kamu belum bisa mengatasi masalah mental secara efektif.
Mungkin, kamu perlu melakukannya beberapa kali untuk bisa sehat secara mental. Ingatlah juga bahwa psikolog atau terapis yang berkonsultasi denganmu ingin membantu masalahmu, bukan membuatmu semakin stres.
(Sumber: Thriveworks.com)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya