Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Source: Pexels.com
Dream - Lavender merupakan tanaman hias yang bisa menjadi pilihan untuk dirawat di rumah. Tanaman ini memiliki banyak jenis dengan karakter yang berbeda.
Namun, semua lavender dikenal sebagai tanaman pengusir serangga dengan bunga berwarna ungu. Daunnya pun bertekstur unik serta memiliki bau yang sedikit manis.
Harga lavender lokal cenderung murah. Sehingga, kamu tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mengadopsinya. Jika ingin merawat lavender, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tanaman tetap sehat.

Jika diletakkan di pot besar, lavender akan tumbuh rimbun. Sedangkan jika dirawat di pot yang kecil, lavender hanya akan meninggi.
Ketika lavender hanya tumbuh meninggi, kamu bisa memotong ujung batangnya dan menanamnya kembali agar lebih rimbun serta mendapat ukuran yang ideal.

Daun lavender akan menguning jika disiram dengan air yang sedikit. Siramlah tanahnya hingga cukup lembap agar tanaman tetap sehat dan segar.

Semakin banyak cahaya matahari yang terpapar pada lavender, tanaman akan semakin sehat dan mendapat pertumbuhan optimal. Paparan sinar matahari pagi secara langsung juga membuat pertumbuhan bunga lebih cepat.

Sediakan penyangga seperti paralon kecil atau tongkat kayu untuk mengaitkan batang lavender. Ketika meninggi, batang lavender akan goyah dan berisiko untuk patah.
Terutama, jika lavender sering terkena hempasan angin yang kencang. Kamu bisa mengaitkan batang dengan penyangga menggunakan tali atau cable ties.

Jika ingin memberikan nutrisi 2-3 hari sekali, kamu bisa menggunakan vitamin dengan cara pemakaian yang sesuai. Namun jika ingin memberi pupuk, sebaiknya sesuaikan takarannya.
Pupuk organik terbilang cukup aman dan banyak direkomendasikan. Selain itu, pupuk organik juga tidak membuat tanaman cepat kebal dengan dosisnya.
Sementara pupuk kimia bisa membuat tanaman kebal dan tidak mempan dengan efeknya pada pertumbuhan. Jika digunakan terlalu banyak, pupuk kimia akan memberi efek panas dan menyebabkan tanaman terbakar. Sehingga, batang atau daunnya berwarna kehitaman.

Seperti tanaman lainnya, petiklah daun kering agar nutrisinya tidak terserap dan fokus pada pertumbuhan bagian lavender yang masih sehat.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari